Bagaimana Memilih & Menentukan Bisnis Yang Tepat (Part 2)

Nah inilah pertanyaan awal yang bisa ditanyakan kepada diri kita sendiri ketika ingin atau barangkali sedang berbisnis

Kenapa sih kita mesti berbisnis … .?

KENAPA – WHY

Ini adalah kalimat “sakti” yang sengaja di buat BOLD, karena WHY ini, sebuah kata yang POWERFULL yang bisa menjadikan kita tergerak melakukan sesuatu. WHY adalah pertanyaan yang saat kita menemukan jawaban yang tepat, ia  akan menjadi sumber energi utama untuk menjalankan bisnis.

“Simple sih, bisnis itu untuk mencari uang ….”

“Bisnis itu jalan untuk memperoleh uang yang sebanyak banyaknya ….”

“Saya males kerja sama orang lain, saya bisnis sendiri saja ….”

 

Barangkali inilah beberapa contoh jawaban, ketika ditanyakan kepada seseorang  kenapa ia ingin berbisnis.

TENTUKANLAH GRAND WHY  – ALASAN UTAMA- ALASAN MULIA

Tidak salah memang alasan alasan seperti  yang dikemukakan diatas. Namun baiknya kita pun mempunyai WHY yang bersifat medasar dan mendalam, personalized, bersifat pribadi, bukan hanya alasan alasan yang bersifat profit atau normatif saja.

Tidak salah mengatakan bahwa bisnis itu untuk mencari profit, memang itu adalah salah satu tujuan financial dari bisnis, bila tidak ada unsur profit maka bisa jadi itu bukan bisnis.

Apabila misi bisnis kita adalah sebagai wujud ibadah dan pengabdian kita, maka selanjutnya yang perlu kita cari tahu adalah, dengan menentukan di bidang apa bisnis tersebut akan dijalankan Beribadah dan mencontoh rosul adalah gambaran besarnya -GRAND WHY- nya.

Langkah selanjutnya kita perlu mencari alasan yang lebih spesifik, personal dan detail tentang mengapa kita memutuskan untuk berbisnis, Agar kita tahu kemudian dibidang apakah kita akan menjalankan bisnis tersebut

 

THE POWER OF MISI – STRONG WHY – ALASAN KUAT

Misi adalah hal yang penting dalam hidup kita, juga dalam bisnis. MISI adalah reason to exsist-alasan keberadaan kita. Misi adalah tugas yang ingin kita “selesaikan” sebagai seorang manusia. Misi ini berkitan dengan sebagai apa dan dimana kita berperan.

Misi sebaiknya spesifik. Misalnya ada seseorang yang mempunyai bisnis toko buku. Ketika ditanya alasan kenapa dia memilih berbisnis toko buku adalah ;

Karena saya ingin  orang orang mendapatkan ilmu, inspirasi, hikmah yang bermanfaat dari buku buku yang saya jual, selain itu membaca dan menuntut ilmu adalah perintah agama, saya ingin membantu orang orang untuk menjalankan perintah agamanya …”

Alasan tersebut akan menjadi sebuah misi yang kuat, dibandingan dengan hanya punya alasan misalnya : ” Ya… lumayan lah untuk nambah nambah penghasilan, prospek nya juga bagus kedapan …”.

Dengan MISI yang kuat maka bukan hanya terlahir kretifitas, inovasi namun bisnis dengan MISI yang kuat akan membuat bisnis itu bertahan, berkembang, dan berusia lama.

Misi ini pun yang menjadi pemicu seorang Bill Gates pun dalam membangun perusahaannya sebesar sekarang. Misi nya waktu itu adalah “Ia ingin di setiap rumah ada komputer …” dan misi tersebut sekarang bisa dikatakan terwujud. Kekutan MISI  ini bisa membuat seseorang tidak berhenti dan tidak mudah menyerah dalam berkarya.

Mempunyai MISI menjadikan bisnis kita lebih mempunyai VALUE  & STRONG WHY, nilai yang tidak hanya bertujuan materil saja, namun nilai kontribusi dan kebermanfaatan yang menjadikan kita merasa lebih tenang dan bahagia. Bisnis yang bisa mencerminkan alasan keberadaan kita di dunia.

Nah, lalu bagaimakah caranya mencari MISI tersebut ….

 

APA PERMASALAHAN YANG BISA KITA BERIKAN SOLUSINYA

Lihatlah sekitar, adakah fenomena atau permasalahan yang ingin kita selesaikan. Misalnya banyak orang tua keduanya yang sibuk bekerja, sedangkan anak anak nya kurang mendapatkan pengasuhan yang tepat, ini adalah permasalahan. Padahal kita tahu bahwa masa kecil adalah masa yang sangat penting bagi perkembanganseorang  anak.

Maka terbersitlah gagasan untuk mendirikan Day Care, yang tidak hanya mengasuh dan menyediakan kepentingan fisik dan biologis anak, namun Day Care yang juga bisa memenuhi kebutuhan emosional dan spritual sang anak, hingga bisnis yang kita miliki mempunyai pondasi yang kuat, yaitu ikut serta dalam mendidik anak anak Bangsa.

Bisnis yang dimana kita bisa menjalankan sebuah paket istimewa ; Sebagai wujud ibadah seorang hamba, menerapkan ilmu pendidikan dan pengasuhan kepada sesama, dan mendapatkan keuntungan financial untuk keluarga.

 

APA KEKUATAN KITA,  APA YANG BISA DIKONTRIBUSIKAN

Selanjutnya adalah dengan menggali apa kekuatan internal. Kekuatan yang terkait dengan bakat yang ada dalam diri kita

Misalnya kita mempunyai bakat dan kecintaan dalam membuat orang lain maju dan berkembang. Bisa jadi bisnis yang sesuai dengan diri kita adalah bisnis lembaga pengembangan diri atau lembaga pendidikan

Misalnya kita mempunyai bakat dalam ketelitian dan kepekaan dalam membaca data dan angka, bisa jadi kita mempunyai lembaga konsultasi dibidang investasi dan keuangan.

Setiap manusia mempunyai kekuatan nya masing masing, yang bisa menjadi modal ia dalam berakifitas, termasuk berbisnis. Namun belum semua orang mengetahui dan  dengan jelas apa yang menjadi bakat nya. (Terutama bakat yang berkaitan dengan personality/kepribadian)

Maka, tugas selanjutnya adalah mencari apa yang menjadi BAKAT, KEUNGGULAN dan KEKUATAN yang adala dalam diri kita). Karena dengan memahami bakat berarti memahami keunggulan juga kelemahan diri.

Juga dalam menentukan bisnis apa yang akan kita pilih dan jalankan. Mengetahui bakat akan membantu kita lebih terarah dalam bisnis yang tepat sesuai dengan sifat bakat kita.

——-

Nah ini adalah beberapa point yang bisa kita gali dari dalam (INSIDE OUT) untuk mencari tahu dan menentukan bisnis apa yang sesuai dengan diri kita

Semoga Bermanfaat Ya ….

 

 

 

 

 

Bagaimana Memilih & Menentukan Bisnis Yang Tepat (Part 1)

Saya ingin punya bisnis ? Kira kira apa yaa bisnis yang sesuai dengan saya … ?

Tidak jarang kalimat inii terdengar di sekitar kita, atau bahkan diri sendiri pun barangkali pernah terbersit  menanyakan tentang hal ini ; “Apa ya… kira kira bisnis yang sesuai dengan diri saya…”

Apakah menentukan bisnis ini tentang  :

Peluang Pasar …..?

Pengetahuan & Pengalaman …?

Bisnis Masa Depan Yang Menjanjikan …?

Berdasarkan Passion, Minat & Hobbi …?

Keahlian ….?

Dan lain sebagainya ….

Nah biasanya hal ini yang banyak kita dengar untuk dijadikan bahan pertimbangan untuk menentukan sebuah bisnis atau usaha adalah hal hal diatas. Peluang pasar misalnya, saat ini sedang booming booming nya bisnis kopi, apalagi bisnis kopi yang di package dengan konsep caffe. Hingga semakin kesini makin bermunculan bisnis bisnis serupa.

Lalu kita lihat fenomenanya, banyak yang makin pesat melaju, ada yang hanya bertahan, dan tidak sedikit yang hanya seumur jagung, dan kemudian dengan berat hati harus gulung tikar.

Barangkali banyak faktor yang menyebabkan bisnis gagal hingga terpaksa gulung tikar, bisa jadi karena perencanaan yang kurang matang, faktor persiapan modal, faktor pemasaran dll, dan bisanya hal ini yang jadi evaluasi para pelaku bisnis.

Namun sayangnya banyak orang yang lupa mengevaluasi apakah bisnis yang sedang dijalankan sudah sesuai dengan kekuatan internal yang ia miliki ? Terutama kekuatan yang dimiliki oleh owner atau founder bisnis tersebut.

Tentang Kekuatan Internal ini memang masih jarang yang ngeuh, peduli atau merasa penting memang, pemahamaan tentang kerja keras adalah segala-galanya memang sangat mendominasi

Saat ini banyak bisnis yang hanya berfokus pada OUTSIDE – IN ( Faktor external, seperti fenomena pasar, trend, prospek masa depan dll ) namun lupa dalam melihat apa yang menjadi kekuatan diri INSIDE – OUT (Faktor internal seperti ; Bakat dan keunggulan, keunikan, kekhasan, kesukaan, bahkan mengukur kelemahan diri ).

Maka tidak sedikit bisnis yang hanya jadi bisnis yang berdasarkan trend pasar semata, ikut rame nya saja, asal punya peluang, namun di tengah perjalanan keteran karena ternyata bisnis nya tidak mencerminkan kekuatan internal yang ada dalam diri kita

Tidak salah memang. Namun bila memilih bisnis hanya mempertimbangkan faktor external saja, namun mengabaikan faktor internal -faktor kekuatan diri-, maka bisnis tersebut bisa menjadi bisnis yang sekedar hanya ikut ikutan, yang penting ada, dan akan sulit untuk bertahan lama.

Inilah beberapa hal yang saya pelajari di sebuah workshop bertema “Talents Mapping For Business” belajar bagaimana agar memiliki Bisnis yang Autentik, bisnis yang sesuai dengan apa KEKUATAN INTERNAL setiap diri manusia. Bisnis yang tidak hanya mempertimbangkan faktor external semata, namun menjadikan kekuatan internal -yang sudah ada dalam diri- sebagai faktor inti.

Di training ini kami belajar mengupas tuntas mengenai kekutan yang ada dalam setiap orang -bahkan mengupas juga kelemahannya, tentunya agar berimbang-  agar bisnis apapun yang kita pilih untuk nantinya, bisnis itu adalah bisnis yang mencerminkan diri kita, bisnis yang autentik, bisnis dengan jiwa kita didalamnya, dan bisnis yang mempunyai pondasi yang kuat, karena modal utamanya adalah diri kita sendiri.

Menjadi Manusia yang INSIDE OUT bukan menjadi manusia yang hanya OUTSIDE IN.

Bersambung ….

Nah … tips bagaimana mempunyai bisnis yang autentik, kita bahas di tulisan selanjutnya yaa, Insya Allah …

 

img-20191111-wa00021456765737.jpg

Bagaimana Agar Tidak Merasa Minder Dan Rendah Diri

” Bu… saya suka merasa ga punya kelebihan apa apa. Saya jadi suka minder kalau lagi bareng sama temen temen saya. gimana yaa …”

Seorang mahasiswa menghampiri saya setelah saya mengisi Workshop Talents Mapping di sebuah kampus di Bandung. Pertanyaan sang mahasiswa menjadi awal diskusi lebih dalam saya dengan beberapa dari mereka, yang tampaknya memiliki perasaan yang sama.

Sepertinya perasaan dan pikiran “Tidak punya kelebihan apa apa” dialami tidak sedikit padammereka yang berada di usia mahasiswa. Perasaan itu seringkali menjadi sumber utama seseorang menjadi punya perasaan minder, inferior, rendah diri, dsb. Akibat selanjutnya akibat perasaan ini adalah, kita menjadi enggan bergaul, enggan berkarya dan tidak berani untuk maju melangkah.

Diskusi kami pun berlanjut, saya bertanya kepada mereka ; “Apa yang membuat kamu bisa membuat kesimpulan, bahwa kamu tidak punya kelebihan apa apa …” .

Sambil sedikit malu dan ragu mereka salah satu mereka berkata … ” Karena kayanya kalau dibandingkan orang lain, mereka itu bisa lebih keren, berprestasi, banyak teman, mudah bergaul, bisa bemacam macam hal dll, Tapi saya rasanya tidak bisa seperti mereka ….”

Dari percakapan tersebut rupanya inilah penyebab mereka merasa minder, yang pertama adalah karena mereka belum tahu apa yang menjadi keunggulan yang dimilki, yang kedua adalah karena selalu membandingkan diri kita dengan orang lain

Bila kita mengakui Allah Maha Adil, kita akan faham bahwa pada dasarnya setiap manusia pasti mempunyai keunggulan yang membuat ia istimewa dari manusia lainnya.

Namun sayangnya banyak dari kita yang belum tahu apa keunggulan yang dimiliki, hingga seringkali hanya fokus melihat pada apa keistimewaan orang lain, dan tidak berusaha mencari tahu apa yang menjadi keunggulan diri sendiri.

Selain itu kita lebih mudah membandingkan bandingkan keistimewaan orang lain dengan diri kita. Dia punya apa – kita tidak, dia bisa apa – kita tidak. Padahal keunggulan dan keunikan setiap orang itu berbeda beda. Membuat perbandingan satu manusia dengan yang lainnya dengan asal asalan, adalah sesuatu yang tidak tepat.

Lalu, bagaimana cara mencari tahu keunggulan kita ?

Mencari tahu “Siapa Diri Kita” adalah langkah awal agar bisa lebih mengenal dan memaham diri sendiri. Tanpa pengenalan diri yang baik, maka seseorang akan lebih mudah galau, bingung, cemas, terombang ambing, cendrung ikut ikutan dan merasa minder dan rendah diri.

Maka agar tidak menjadi mudah minder dan rendah diri, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah mencari tahu ;

“Siapa sih diri kita ….?”

Apa sih keunikan, keunggulan dan keistimewan yang ada dalam diri kita …?”

Ada banyak cara untuk mencari tahu apa yang menjadi keunikan, keunggulan dan keistimewaan diri kita, diantaranya adalah dengan mengikuti test assesment ilmiah yang bisa membantu mengungkapkan apa yang menjadi keunggulan kita. Selain itu carilah mentor, trainer, atau seseorang yang bisa dipercaya untuk membantu pencarian diri.

Maka berikut adalah beberapa langkah agar tehindar dari merasa minder dan rendah diri :

  • Sadari bahwa “Perasaan tidak punya kelebihan apa apa” adalah sebuah persepsi yang salah. Setiap manusia di bekali Allah Swt dengan kelebihan dan kekuranganya masing masing
  • Tugas manusia selanjutnya adalah menemukan apa yang menjadi bakat, keunikan, keunggulan dan keistimewaannya. Ada berbagai macam test assesment untuk mengetahui bakat dan keunggulan diri kita
  • Milikilah keberanian dan tekad yang kuat untuk mengasah bakat dan keunggulan tersebut. Bertemu dengan banyak orang, bertemu banyak lingkungan, dan berbagai pengalaman
  • Membaca buku, literatur, media digital yang membantu mengasah keunggulan kita
  • Carilah mentor untuk mendampingi & menguatkan diri
  • Mencari lingkungan yang mendukung

Keep learn, explore and inspire !

See you …

Keterangan Foto : Workshop Talents Mapping di kampus STAIPI BANDUNG

Sebuah Cerita Tentang Cita Cita Saya Yang Aneh

nuriska

Saya tidak tahu kapan tepatnya saya mulai punya pemikiran seperti ini …

Dulu, ketika saya ditanya, atau ada obrolan seputar cita cita “Apa cita cita kamu ….” dari dalam hati selalu muncul jawaban ini ;

“Cita cita saya adalah mewujudkan cita cita orang lain …”

Pemikiran itu selalu muncul dalam benak saya ketika membahas tentang  mengenai cita cita atau impian. Walaupun seringkali jawaban itu tidak saya sampaikan, hanya jawaban yang berputar putar dalam benak saya sendiri. Sebaris kalimat itu alamiah saja muncul dari dalam diri, bukan karena buku, seminar atau pengaruh dari motivator motivator diluar sana

Kenapa ? karena waktu itu saya merasa bahwa cita cita itu aneh. Saya sendiri belum bisa mendefinisikan apa makna sebaris kalimat yang sering muncul dalam diri tersebut. Hanya sekali lagi, kalimat itu erat melekat dalam benak dan hati saya …

Yang saya tahu, saya sangat senang ketika  bisa membantu orang lain maju, saya sangat senang memberi saran kepada teman yang datang, dan entah mengapa teman teman pun seperti sering berdatangan ketika mereka butuh pandangan, pendapat atau arahan.

Saya senang mendengarkan ketika ada orang menceritakan apa yang sedang ia pikirkan dan  rasakan, kemudian memberikan arahan kepada kawan yang sedang gundah atau kebingungan, dan memberikan semangat, optimisme dan kepercayaan diri bahwa mereka bisa melalui itu. Walaupun saya sendiri bukanlah seorang psikolog, konselor ataupun motivator

Saya senang mengexplorasi keistimewaan orang lain, sekaligus senang memberitahukan mereka tentang adanya keistimewaan dalam diri mereka tersebut. Terkadang saya lebih jeli melihat keunggulan orang lain dibandingkan melihat keunggulan diri sendiri, dan terkadang saya lebih mendahulukan orang lain dibanding diri sendiri.

Kebahagiaan bagi saya adalah ; ketika orang percaya kepada saya, dimintakan pendapat, pandangan dan  ketika orang lain berubah atau bertumbuh, dan saya menjadi jalannya

Biasanya ketika ada yang datang kepada saya, dan mereka meminta pendapat saya tentang kondisi, masalah, dan kegundahan mereka, biasanya saya lebih bisa clear dan sistematis memberitahukan mereka tentang apa langkah langkah yang akan mereka lakukan.

Akhirnya jawaban itu saya dapatkan di tahun 2019. Setelah  mengikuti sebuah program  bernama “TALENTS MAPPING” . Dari test itulah akhirnya saya tahu, bahwa kekuatan pertama yang  saya miliki  adalah “DEVELOPER”, yaitu suatu bakat dimana suka untuk membuat orang lain maju dan bertumbuh. Bagi orang DEVELOPER, kepuasan batin nya adalah ketika melihat orang yang ia bantu, ia dampingi maju, bertumbuh dan berubah lebih baik, dan misi hidup orang orang lain adalah  adalah membantu orang lain untuk maju dan bertumbuh

Akhirnya …. terjawab sudah ...

Dulu saya merasa cita cita saya   “Mewujudkan cita cita orang lain” yang berputar putar di benak inii adalah sebuah keanehan, atau kenaifan. Di zaman saat banyak orang berlomba lomba  untuk memunculkan prestasi, pencapaian diri, dan eksisitensi nya  masing masing, saya tidak begitu berambisi. Biasa biasa saja ….

Tapi ketika ada orang lain yang terbantu atas saran saya, berubah cara pandang hidupnya setelah bertukar fikriran dengan saya, disitulah letak kebahagian saya ….

Rupanya Allah memang menitipkan amanah bakat “DEVELOPER” itu kepada saya, sebagai keunggulan  sekaligus tanggung jawab …

Akhirnya saya menemukan panggilan hidup saya, saya menemukan dimana jalan yang mesti saya tempuh sebagai khafilah di muka bumi ini. Akhirnya saya menemukan modal bakat yang Allah telah sematkan dalam diri saya, sebagai bekal hidup, kehidupan, penghidupan sekaligus bekal kebermanfaatan.

Sekarang tugas saya selanjutnya adalah menggali lebih dalam bagaimana saya bisa menjalankan amanah  tersebut.

Perjalanan masih panjang…

Menemukan bakat diri adalah titik awal, untuk menempuh perjalanan yang panjang. Saya masih terus harus belajar, menggali diri, melihat sekitar,  mencari tahu sekaligus melakukan kebermanfaatan apa yang bisa saya lakukan, dimana saya berperan, siapa yang akan saya bersamai.

Dan saya bersyukur saya telah menemukan jalan itu, saya telah menemukan titik start dimana saya akan memulai.

Jalan yang penuh dengan harapan, kebahagian dan kesyukuran. Bismillah …

Bagaimana dengan teman teman, sudahkan menemukan  fitrah bakat nya ?

 

Nuriska, Bandung, 5 Oktober 2019 …

 

 

Talents Mapping Goes To Panti Asuhan

Akhir pekan kemarin, saya bersama dua orang kawan lainnya, mengunjungi sebuah panti asuhan di wilayah Cisarua – Lembang Bandung, dalam rangka mengadakan program Talents Mapping untuk anak anak tingkat SMP dan SMA yang ada di Panti ini.

Program “Talents Mapping Goes To Panti Asuhan” ini adalah program sosial pendidikan yang saya dan teman teman adakan untuk anak anak Panti yang selama ini masih jarang mendapatkan ilmu lain, selain yang didapatkan dari sekolah.

Di training  Talents Mapping ini kami membantu adik adik panti untuk menemukan apa yang menjadi kekuatan bakat sifat yang ada dalam dirinya, dengan menggunakan tools ST-30 (Strength Typolgy) dari Talents Mapping. 

Dengan test assesment ini, adik adik panti diharapkan mulai  jelas mengetahui apa keunggulan bakat sifat yang ada dalam dirinya, sekaligus dilain sisi mengetahui apa yang menjadi kelemahannya.

Dengan mengetehui apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan secara berimbang, dan kemudian fokus untuk mengasah dan melejitkan kekuatannya, maka mereka diharapkan lebih terarah dalam menentukan langkah langkah selanjutnya dalam pendidikan mereka.

Secara tekhnis training Talents Mapping ini bisa berguna dalam menentukan jenjang studi mereka selanjutnya. Untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), Test ini bisa membantu untuk menetukan apakah akan memilih jurusan IPA atau IPS. Dan untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), test ini akan membantu mereka untuk menentukan jurusan kuliah apa yang sesuai dengan bakat kekuatan mereka.

Lebih jauh bisa mulai belajar memilih, menentukan dan menjalani kemana arah masa depan nya, dengan modal bakat kekuatan sifat bakat yang ada dalam diri mereka. 

Selain itu kami mengenalkan konsep tentang konsep minat dan konsep fitrah bakat yang sudah Allah anugrakan kepada setiap manusia. Bahwa manusia ketika diciptakan dan dilahiran kedunia ini, sudah Allah berikan benih potensi yang menjadi modal dalam menjalankan kehidupan di dunia ini.

Tugas manusia adalah mengetahui benih potensi yang ada dalam dirinya, kemudian menggunakan dan memaksimalkannya, selain sebagai modal ia dalam menjalankan hidupnya, juga sebagai rasa syukur kita kepada Allah Swt

Bahagia rasanya melihat binar binar antusiasme dari adik adik panti ini, ketika membahas masa depan dan juga kekuatan yang ada dalam diri diri mereka.

Tugas kami sebenarnya bukan hanya memberi tahu tentang apa bakat kekuatan yang ada dalam diri mereka.

Lebih jauh tugas kami adalah menyampaikan, bahwa setiap orang  mempuyai peluang dan berhak untuk sukses dan bahagia.

Karena Allah sudah memberikan kepada kita “benih” kekuatan dan kesempatan untuk setiap orang menjalankan peran dan kebermanfaatan dalam kehidupan

Semoga pertemuan singkat ini bisa menjadi meninggalkan tapak yang baik dan kuat untuk kalian, dan jadi salah satu panduan kalian untuk menentukan kemana arah kalian akan berjalan menempuh masa depan yang sukses dan penuh kebermanfaatan.

Kenali Diri – Lejitkan Potensi ..!

 

 

Bagaimana Menemukan Diri Sendiri

Lets Finding Our Self

Salah satu yang penting dan prioritas untuk dilakukan dalam hidup ini adalah bagaimana “Menemukan Diri Sendiri”

Apa itu menemukan diri sendiri ?

Menemukan diri ada adalah tentang mengetahui siapa diri kita. Salah satunya adalah tentang mengetahui apa maksud dari penciptaan diri kita. Secara umum –Apalagi sebagai seorang muslim– kita pastinya sudah mengetahui, bahwa kita diciptakan untuk beribadah kepada Allah Swt.

Selain tugas beribadah langsung kepada Allah Swt, kita pun punya tugas lain saat hidup di muka bumi ini, yaitu sebagai Khalifah di muka bumi ini, sebagai “Perwakilan” Allah di muka bumi ini.

Karena Allah Swt menciptakan setiap diri kita, bukan tanpa tujuan, bukan tanpa maksud dan tujuan. Setiap kita mempunyai fungsi, dan peran masing masing sebagai Khalifah di muka bumi ini. Setiap manusia mempunyai misi yang ia emban, mempunyai tugas yang mesti ia selesaikan, sebagai salah satu bentuk ibadah kita kepada Allah Swt.

Ketika kita sadar sepeuhnya, bahwa kita mempunyai peran yang kita emban dan tugas yang harus kita selesaikan, maka tugas kita berikutnya lah untuk mncari tahu, tentang ;

“Tugas apa sih yang Allah embankan kepada kita sebagai khalifah-Nya di muka bumi ini … ?”

Dan mencari tahu tentang ;

Peran apa sih yang Allah ingin kita jalankan sebagai khalifah-Nya di muka bumi ini …?

Disinilah tugas kita untuk memulai dan terus mencari tahu, menelusuri, mengekplorasi, menelisik diri, menggali, tentang peran dan tugas spesifik apa yang akan kita jalankan di muka bumi ini. Pencarian tentang peran diri ini memang bukanlah hal yang mudah, tidak singkat, namun tidak sesulit yang seperti yang dibayangkan.

Sebenarnya seringkali Allah memberikan kepada kita “tanda tanda ” tentang dimanakah peran kita sebenarnya . Bisa jadi melalui kecendrungan, kesukaan dan kecintaan kita terhadap sesuatu, atau dari di mana lingkungan kita bertumbuh, siapa dan seperti apa orang orang di sekitar kita, dari keingian tahuan kita terhadap sesuatu hal, kemudahan dan rasa menikmati dalam melakukan sebuah pekerjaan, dari prestasi prestasi yang mudah kita dapatkan dalam sebuah bidang, dan juga membuahkan hasil berupa materi ataupun nonmateri, dan lain sebagainya. Kitanya saja yang kadang kurang peka terhadap “tanda tanda” tersebut.

Allah Telah Bekalkan Fitrah Bakat Kepada Setiap Manusia

Ketika manusia diciptakan dan dilahirkan di muka bumi ini, Allah sudah sekaligus membekali diri kita dengan berbagai fitrah. Salah satu nya adalah fitrah bakat, fitrah potensi, fitrah keunggulan yang berbeda beda antara satu manusia dengan manusia lainnya.

Fitrah bakat ini adalah modal untuk kita memilih dan menjalankan peran dan menyelesaikan tugas sebagai manusia di muka bumi ini.

Fitrah bakat ini satu berbeda beda, antara satu manusia satu dengan yang lainnya. Seperti halnya beribu tumbuhan yang mempunyai manfaat yang berbeda beda. Begitu pun dengan manusia sebagai Khalifah-Nya, manusia mempunyai “varian peran” dan “varian kebermanfaatan” yang berbeda beda. Ada fungsi unik dan spesifik yang Allah titipkan kepada kita, sebagai perwakilan-Nya di muka bumi ini.

img_20190920_133759152434240.png

Ada yang dibekali Allah fitrah sebagai pendidik, sebagai ilmuan, sebagai pakar kesehatan, sebagai saudagar, sebagai pegiat sosial, sebagai pemakmur masjid, sebagai ahli rancang bangun, sebagai ahli analisa, sebagai pendamping masyarakat, sebagai penggagas ide ide besar, sebagai konselor, sebagai pebisnis, sebagai pembuat sistem, sebagai pembuat rancang bangun, sebagai pemelihara bumi, sebagai petugas kebersihan, sebagi penjaga keselamatan, sebagai penulis, sebagai ahli gizi, sebagai pakar keuangan, sebagai peternak, petani dan nelayan handal, sebagai ahli komunikasi dan masih sangat banyak lagi beragam peran yang tidak akan ada habisny bila disebutkan satu satu,

Masing masing peran itu penting dan sangat dibutuhkan dimuka bumi ini, semua peran itu mulia. Setiap peran mempunyai fungsi, manfaat dan kontribusinya masing masing, sebagai Khalifah Allah di muka bumi ini.

Maka, tugas pertama kita adalah menemukan apa FITRAH BAKAT yang sudah Allah titipkan kepada kita, sebagai MODAL PERAN kita dimuka bumi ini. Agar kita bisa menjadi Khalifah yang Allah percayai untuk mengemban tugas di muka bumi ini, juga sebagai salah satu wujud ibadah kita kepada Allah Swt, Pencipta kita.

Wallahu a’lam bissawab …

Yuks kita temukan sama sama apa fitrah bakat yang Allah berikan kepada kita …

——–

Temukan fitrah bakat mu , Sila Klik : http://bit.ly/KonsultasiPotensiDiri

Jangan Asal “Banting Setir” … !

20190916_124151_0000806470198.png

 

Pernah mengalami kondisi ini ?

Memutuskan untuk banting setir, belok kanan, tak menuruskan di jalan yang awalnya sedang di tempuh, tapi memutuskan untuk belok kanan dan memilih jalan lain untuk mencapai tujuan.

Saya adalah salah satu orang yang pernah mengalami “Banting Setir” ini. Memutuskan untuk tidak melanjutkan berada di bidang yang waktu itu sedang di jalankan, dan kemudian memutuskan untuk banting setir, belok kanan dan memilih jalan lain.

 

KENAPA MEMUTUSKAN SETIR ?

Selama lebih dari delapan tahun saya menempuh bidang bisnis jaringan dengan pendapatan yang bagi saya pribadi cukup baik. Ditengah perjalanan ada perasaan yang tidak utuh. Kerja mulai asal asalan, melayang layang dan mulai kehilangan “ruh” nya. Awalnya saya mengira ini mungkin karena jenuh saja, delapan tahun bukan waktu yang sebentar. Kemudian menelisik lebih dalam lagi, tentang apa yang ada di hati dan fikiran saya, tentang apa yang benar benar saya inginkan, saya kerjakan, dan saya raih

Butuh waktu memang buat merenungkan hal ini. Kita harus pandai memisahkan antara emosi sesaaat, nafsu sementara, juga memisahkan antara apa keinginan yang murni datang dari diri kita atau yang ada karena pengaruh eksternal. Lama saya merenungkan, mempertimbangkan, juga meminta pendapat dari orang yang saya rasa bisa dipercaya. Karena ini bukan keputusan yang mudah, ada tanggung jawab dan konsekwensi pada masing masing pilihan

Akhirnya saya memutuskan untuk banting setir dan belok kanan. Meninggalkan jalan yang lama, dan menempuh jalan yang baru ! Bukan karena jalan yang lama salah, namun saya akhirnya berkesimpulan bahwa Allah ingin saya menempuh jalan lain, dimana saya memang diciptakan untuk ada dan berkarya di jalan itu. Saat ini saya memilih dan memutuskan untuk berkarya di bidang pendidikan.

I’m more enjoy, happy, earned and meaningfullness

JANGAN ASAL BANTING SETIR

Satu hal yang penting yang harus di fahami adalah, jangan sampai kita asal banting setir ! sepeti yang dibahas sebelumnya, jangan hanya karena keputusan keputusan yang bersifat emosional sesaat. Banting setir pun perlu banyak persiapan, tidak tiba tiba, bukan keputusan yang impulsif.

Kita harus tahu kemana bidang tujuan baru yang akhirnya akan kita tempuh tersebut, bagaimana gambaran kondisinya disana, apakah kita sudah mempunyai “bekal awal” untuk menempuh bidang tersebut, apakah kita mempunyai kekuatan yang mendukung, apa rencana yang akan kita lakukuan di bidang baru tersebut , dsb.

Mengidentifikasi diri sangat perlu, jangan sampai kita pindah ke bidang baru yang kita benar benar kosong, tanpa modal awal (modal ini bis berupa uang, imu, pengalaman, jaringan dll). Karena banting setir tanpa modal apa apa, itu konyol ! Tawakal pun harus diserti ikhtiar dan persiapan maksimal.

Atur timing yang baik ketika kita akan banting setir. Mungkin kita harus menjalankan dua bidang terlebih dahulu beberapa waktu. Atur saat yang tepat, kapan saatnya kita benar benar siap dan memutuskan untuk banting setir. Sesuaikan antara realita dan impian, bijaklah pada diri kita

INSIDE OUT, NOT OUTSIDE IN … !

Hal yang sangat penting adalah “strong why” kenapa kita melakukan banting setir. Alasan ini akan menjadi sangat personal. Galilah ! Dengarkanah isi hati mu, tentang apa apa yang menjadi keinginan terbesarmu yang tentunya datang dari hatimu, apa yang menjadi kebutuhan lahir dan batinmu, apa yang menjadi misi hidupmu.

“Strong Why” ini bukan alasan yang generik, yang dibuat dan terbentuk oleh tuntutan lingkungan kita, oleh sekitar kita, oleh asumsi asumsi publik, media masa, tuntutan zaman, tuntutan eksistensi, karena orang lain, atau apapun yang datang dari luar yang kemudian masuk kedalam diri kita (OUTSIDE IN)

Namun milikilah “Strong Why” yang datang dari dalam diri kita, murni dari olah pikir dan rasa kita, dari intuisi dan jiwa kita, dari keinginan kita yang kadang kita pendam dan masih kita kubur dalam dalam. Dari firasat kita, yang kita tahu kita ada kekuatan di sana, dari misi hidup, jalan kehidupan dan peran kebermanfaatan yang bisa kita pancarkan ke luar diri kita. (INSIDE OUT)

Menjadi manusia yang INSIDE OUT adalah menjadi manusia yang mengetahui apa yang ada dalam dirinya, mengetahui kekuatan yang ada dalam dirinya, dan menyadari bahwa kekuatan yang ada dalam dirinya itu, akan bisa bermanfaat untuk dirinya, dan juga banyak orang.

FIND OUR STRENGTH

Setiap orang telah dimodali oleh Allah Swt modal kebermanfaatan untuk kita menjadi manusia rahmatan lil a’lamin. Modal kekuatan ini sifatnya berbeda beda, unik dan spesifik. Seperti halnya beragam tetumbuhan yang ada di muka bumi, masing masing mempunyai fungsi dan manfaat nya masing masing.

Pohon kelapa, pohon beringin, pohon jati. Yang satu tidak lebih mulia dibanding yang lain, karena masing masing mempunyai manfaat, peran dan fungsi nya masing masing. Indah bukan … ?

Apalagi kita manusia yang Allah ciptakan sempurna dengan akal dan fikirannya. Tentunya Allah menciptakan manfaat, fungsi dan peran yang juga berbeda beda bagi kita. Tugas kitalah mencari tahu apa kekuatan yang Allah sudah berikan kepada kita, sebagai modal fungsi, kebermanfaatan dan peran kita di muka bumi ini.

LALU, APA HUBUNGANNYA ANTARA BANTING SETIR DENGAN KEKUATAN DIRI

Bila kita ingin melakukan banting setir dari bidang yang sekarang yang sedang di tempuh, maka mengetahui apa yang menjadi kekuatan diri sebaiknya dilakukan. Agar kita tidak salah langkah, agar kita tidak berkali kali salah jalan, agar kita bisa lebih cepat dan lebih mudah dalam menempuh dan meraih kesuksesan yang sebenarnya.

Dan yang utama adalah agar kita mampu mengenal diri kita, mensyukuri apa yang telah Allah berikan kepada kita, memanfaatkan nya dan menggunakannya sebagai jalan ibadah kita kepada Allah swt dan sebagai jalan kebermanfaatan kita kepada sesama manusia.

Konsultasi Potensi Diri, Sila Klik : http://bit.ly/KonsultasiPotensiDiri

—-

Semoga Bermanfaat, Nuriska Fahmiany Bandung, 16 September 2019

Setiap Orang Itu Unik ! YAKIN …. ?

Setiap Orang Itu Unik .. ! Yakin ... _

 

Every Body Is Unique … ! “

Sepertinya kita sudah tidak asing dengan quote quote semacam itu. Quote yang menyatakan bahwa setiap diri kita adalah unik, setiap diri kita adalah istimewa, setiap diri kita berbeda, setiap diri kita punya kelebihan, keunggulan dan kekurangan nya masing masing. Sering denger ungkapan ungkapan semacam itu ?

Pada dasarnya memang benar ! Setiap orang itu unik, istimewa, mempunyai kelebihan dan keunggulannya masing masing.  Namun rasanya tidak cukup kita hanya puas, senang dan  berhenti di jargon jargon tersebut dan hanya menggunakan sebagai kata kata  bijak , yang menghiasi media sosial dan status wa kita.

Pertanyaan selanjutnya adalah :

Apakah kita  tahu  dengan yakin apa  yang menjadi keunikan, keistimewaan, keunggulan bahkan kelemahan kita ?

Misalnya apabila ada seseorang yang bertanya seperti ini :

” Apa keunikan kamu yang berbeda dengan orang lain ? ” 

Atau misalnya ketika dalam sebuah sesi wawancara dengan sebuah perusahaan  kita ditanya seperti ini :

” Apa keunggulan yang kamu punya, sehingga kamu bisa memberikan kontribusi untuk perusahaan ini ….”

Bisakah kita menjawabnya dengan lugas dan bernas ?

Atau menjawabnya dengan jawaban yang  standar misalnya ” Saya seorang pekerja keras, saya seorang yang jujur, pekerja keras, antusias, berkomitmen tinggi, mudah bekerjasama, komunikator yang baik ….” (Btw ini adalah jawaban standar yang disarankan yang disarankan kalau kalian googing…) hhe

Bagus misalnya memang seperti yang disebutkan diatas, namun kalau misalnya kelebihan kita bukan yang diatas, bukankah kita tidak jujur dan membohongi diri kita sendiri kita sendiri ? Kita memaksakan apa yang sebenarnya bukan diri kita.

Padahal sebenarnya ada kelebihan lain yang ada diri kita, misalnya kita adalah orang yang pandai dalam membuat konsep ide dan gagasan, kita pandai dalam membuat analisa, kita unggul dalam mempengaruhi orang, kita mempunyai kesabaran dalam mendidik orang lain, dsb.

Sayangnya kita seringkali belum mengetahui apa keunikan dan keunggulan diri kita. Atau kita tahu sihh… tapi kita masih belum bisa mendefinisikan keunikan kita tersebut, belum bisa menjabarkan nya dalam sebuah kalimat yang tepat, yang bisa kita mengerti dan orang lain mengerti. Intinya kita tahu dan kita merasa akan keunikan dan keunggulan, namun kita tidak tau percis apa itu definisinya.

Keunikan disini bukan tentang keunikan fisik atau penampilan, namun keunikan yang bersifat bawaan diri,  self personalitygenuine nya diri kita,  authentic nya diri kita, keunikan yang berasal dari  BAKAT kita yang memang dianugrahkan Tuhan kepada kita.

Definisi BAKAT disini pun bukan bakat berupa hardskill, yang selama ini banyak diterjemahkan. Misalnya bakat menggambar, bakat menari, bakat memasak, dll. Namun bakat yang bersifat personalityNah BAKAT inilah yang menjadi MODAL keunikan dan keunggulan kita.

Bakat ini lah salah satu hal yang bisa menjadi guidence kita dalam menentukan dimanakah kita akan meniti karir, bidang pekerjaan apa yang pas dengan kita, bidang bisnis apa yang pas untuk kita, jurusan studi atau kuliah apa yang cocok untuk kita, dan lain sebagainya.

Agar kita bisa nenghindari atau mengurangi kejadian  ” Salah Langkah” atau “Salah Jalan” dalam menentukan jalan kehidupan kita dan bisa lebih tepat dalam menempuh jalan kesuksesan kita

Lalu, Bagaimana Caranya mencari tahu BAKAT kita  …..?

Ada banyak cara yang tersedia. Dengan mengikuti berbagai test. Diantaranya adalah test TALENTS MAPPING

TALENTS MAPPING adalah sebuah test assesment yang  akan membantu dalam menemukan dan memetakan apa yang menjadi BAKAT & KEKUATAN kita, membantu menemukan bidang  apa saja yang sesuai dengan diri kita, baik dalam dunia bisnis, sosial, profesional, akademis, dll.

Dengan melakukan test seperti ini, kita tidak menjadi manusia yang “Asal Jalan” atau “Gimana Nanti Aja …. ” Namun menjadi manusia yang lebih menggunakan ilmu sebelum beramal. Menjadi manusia yang tahu alasan atas segala sesuatu yang dilakukannya. Manusia yang menjalankan sesuatu atas dasar kekuatan ANUGRAH BAKAT yang Tuhan berikan kepadanya.

Jadi, apa apa BAKAT UNIK kamu ….  🙂 ? 

————————————————————

Buat kawan kawan yang ingin saya bantu untuk mengetahui apa BAKAT UNIK nya, yuks ngobrol :

https://wa.me/6281320671151