Bangun Sekolah NTT

Bangun sekolah NTT adalah sebuah program pendidikan yang saya dan teman teman Kebukit Indonesia.  Program yang bertujuan untuk membantu memajukan pendidikan di Indonesia Timur, khususnya di NTT.

Program ini diawali dengan pendirian sebuah sekolah di Pulau terpencil di Kepulauan Flores, bernama Pulau Pangabatang. Disini sudah ada Sekolah Dasar dengan kurang lebih berisi 40 siswa.

Namun, bangunan yang mereka punyai masih sangat dari kata layak. Bangunan sekolah yang hanya berupa dua ruangan sempit, beralasakan pasir, berdinding bambu, beratap seng. Bangku bangku pun sangat apa adanya. Jangan ditanya apakah mereka mempunyai buku pelajaran yang layak, alat tulis yang memadai, dsb. Sebuah fasilitas pendidikan yang jauh dari kata ideal.

Namun, kami melihat perjuangan mereka untuk pendidikan sangatlah besar. Contohnya, karena ruang kelas yang terbatas, siswa kelas 5 dan kelas 6, mereka harus menyebrang lautan untuk bisa bersekolah di Pulau sebelah. Atau pilihan lainnya adalah, diusia sekecil itu, mereka harus “indekost” atau menumpang tinggal di rumah warga di Pulau sebrang.

Bayangkan, anak sekolah dasar yang masih kecil, harus rela berjauh jauhan dengan orang tua nya, agar mereka bisa menuntut ilmu. Hal ini lah yang membuat kami tergerak untuk membantu mereka, untuk mempunyai bangunan sekolah yang lebih layak. Agar mereka tidak perlu lagi kepanasan, kehujuan saat sekolah. Agar mereka tidak perlu berdesak desakan lagi di dalam kelas. Agar mereka tidak perlu lagi menyebrang lautan di usia sekecil agar bisa bersekolah.

 

 

Semangat mereka lah, kesungguhan mereka lah yang menjadi energi bagi kami tim Kebukit Indonesia untuk membantu mereka, ikut menjadi bagian dari perjuangan mereka.

Bismillahirrahmanirrahiim …

Ini adalah modal kami, modal utama kami untuk bergerak, memberitahukan, mengajak, menghimpun berbagai support dan bantuan dari banyak orang. Karena kami tidak mampu bila mengerjakan ini sendirian …

 

 

Advertisements

Pasar Ikan Kota Maumere

Sebenarnya ini foto lama, tak sengaja terbuka lagi, saat sedang merapihkan file file di laptop dan hard disk.

Ini adalah saat saya dan kawan kawan dari NUSANTARA MEMBACA mengunjungi kota Maumere, untuk membuat perpustakaan anak anak panti asuhan disana. Abah -pendiri pondok dan panti- suatu pagi mengajak saya ke pasar pelelangan ikan. Katanya biar bisa memilih ikan ikan segar.

Ahh… saya senang sekali, bisa ke pasar ikan yang langsung diambil di laut dan dijual saat itu juga. Bukan hanya itu, suasana pasar seperti ini sangat menyenangkan, orang orang yang bercakap cakap saling tawar menawar, aroma ikan yang masing sangat segar, wangi laut pagi yang menawan, laut dan langit yang kompak berwarna biru, semilir angin lautan, orang orang orang yang ramah menyapa, ahhh… saya jatuh cinta dengan suasana ini.

Kemudian file file foto ini, membuat saya melow, ingin lagi kesana, ingin lagi menikmati suasana serupa, ingin berjumpa lagi dengan mereka, dengan Abah, dengan Ummi, dengan Pa Ihsan, dengan anak anak panti …. ahhhhhh…kangennnnn

Semoga semoga, ada rizki ada kesempatan, untuk kembali ada di tengah tengah mereka. para saudara saudara ku yang ku kenal dengan penuh cinta

Aamiin ….