Berat Memang…
Ya, hidup di dunia memang berat. Hari berganti hari, waktu beraganti waktu kita begitu disibukan dengan berbagai tugas & kewajiban dalam setiap peran kehidupan kita. Peran kita sebagai individu & anggota keluarga, peran sosial , yang masing masing butuh untuk terpenuhi.
Kadang ada hari yang terasa berat, waktu yang terasa penat, terkedang urusan silih berganti tiada henti, satu kewajiban usai, kewajiban lain telah menanti. Beberapa peran yang menuntut kita untuk hadir utuh dan berfikir penuh, padahal di sisi lain ingin rasanya kita sedikit berkeluh ; “ Ya Allah, ini semua rasanya berat …”
Ada saat kita dituntut untuk terus berjalan, kita harus tetap menjalankan peran, walau di saat yang sama kita bergelut dengan kelelahan hati juga fikiran. Rasanya ingin sejenak untuk menanggalkan berbagai peran yang melekat di badan, atau setidaknya sejenak beristirahat melepaskan ransel ransel tanggung jawab, yang terasa berat dan melelahkan
Ah…tapi, bukannya dunia memang tempatnya kita untuk beramal & merasakan kelelahan
Bila diingatkan lagi hal ini, rasanya tidak pantas untuk berlarut larut dalam keluh. Peran & tugas kehidupan ini memang berat. Namun lebih berat lagi apabila bila kita tidak berbuat apa apa, tidak menorehkan amal soleh & berkarya sebagai hamba-Nya.
Lebih berat lagi nanti, saat kita dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat, saat Allah bertanya kepada kita
“Karya unggulan apa yang telah kau perbuat di muka bumi, yang bisa kau banggakan dihadapan KU?”
Rasanya hal ini akan lebih berat -sangat berat-, saat kita tidak punya bekal apa apa, atau bekal yang dibawa hanya apa adanya. Berat rasanya, saat Allah sudah menitipkan segala potensi akal pikiran & jiwa raga yang luar biasa untuk kita, namun kita mensia-siakannya, tidak menggunakannya dengan sepenuh jiwa, kita tidak mensyukurinya.
Apa kelak kita akan hanya bisa tertunduk malu di hadapan-Nya
Maka, aku menasihati diriku sendiri, “BERAT” mana yang akan kau pilih. Rasa berat saat berjuang di dunia, atau menanggung berat saat kelak kau harus mempertanggungjawabkannya di akhirat.