Tentang Rasa Syukur Dengan Produktifitas

bersyukur

Adakah korelasi nya antara rasa syukur kita dengan produktifitas ?

Ternyata ada rasa syukur kita bisa berkelindan dengan produktifitas kita, apapun yang sedang kita kerjaan. Baik produktifitas kerja, produktitas menajemen diri, produktifitas kita berkarya, dsb. Saya pun baru ngeuh dengan hal ini.

Walau belum benar benar rutin setiap hari melakukannya, saya mempunyai kebiasaan untuk menuliskan rasa syukur, dalam sebuah buku khusus, yang dinamakan “Jurnal Syukur”. Jadi ini adalah buku khusus, berupa catatan harian, yang berisi tentang hal hal yang kita syukuri setiap hari. Ini tulisan saya di blog sebelumnya tentang jurnal syukur.

Dan hari ini saya menemukan manfaat lain dari menulis jurnal syukur ini, yaitu PRODUKTIFITAS.

Hari ini sebenarnya adalah pagi yang kurang ceria bagi saya, sedikit gloomy. Ada rasa malas untuk memulai beberapa dead line pekerjaan. Lalu saya memutuskan untuk mengambil jurnal syukur saya. Saya ingat ingat lagi beberapa hal di hari kemarin, dan mulai menulis.

Saya menulis tentang rasa terimakasih saya kepada Allah Swt atas beberapa kemudahan dan kelancaran aktifitas hari kemarin, saya tulis tentang rasa terimakasih saya diberikan kesehatan, diberikan keselamatan selama perjalanan. Saya tulisakan juga rasa terimakasih saya tentang beberapa konsep, ide, gagasan yang kemarin DIA berikan kepada benak saya, saya lanjutkan juga tentang rasa terimakasih atas beberapa masalah yang kemudian bisa saya hadapi.

Tak lupa, saya tuliskan juga tentang terimakasih untuk rasa nyaman, rasa tenang, perasaan optimis yang masih ia izinkan bersemat dalam hati saya. Saya juga tuliskan tentang rasa terimakasih atas masih diizinkan untuk masih bernafas dengan leluasa sehingga masih bisa berkarya.

Masya Allah, sebenarnya bila kita hitung satu satu, tak cukup rasanya satu halaman buku, untuk menuliskan betapa banyak kebaikan yang Allah berikan untuk kita …

Dan setelah menuliskan beberapa rasa syukur dan rasa terimakasih yang saya rasakan di hari sebelumnya, tangki semangat saya seperti diisi ulang lagi, seperti tanaman yang sedang layu, kemudian diberikan siraman air di pagi hari, segar …..

Saya tak mau menyia nyiakan begitu banyak nya kebaikan, anugrah, nikmat yang Allah berikan kepada saya. Saya tidak mau Allah kecewa, sehingga mencabut kebaikan kebaikan itu, saya tidak mau menyiakan kepercayaan-Nya kepada saya.

Produktifitas saya kembali lagi. Saya langsung bergerak, melanjutkan lagi apa yang telah saya mulai. Menjalankan lagi peran peran yang Allah percayakan kepada saya. Mensyukuri atas kepercayaan yang ia beri untuk saya, untuk tetap menjadi manusia bermanfaat.

Hari ini saya merasakan, bahwa rasa syukur, rasa terimakasih kita kepada-Nya adalah sebuah kekuatan yang akan kembali lagi untuk kita.

Hari ini saya meraskan bahwa salah satu kebaikan dari rasa syukur adalah meningkatkan produktifitas.

Terimakasih Ya Allah ….

Bandung,

21 Januari 2019

Advertisements