Sesaat – sesaat

Sesaat lalu rasanya begitu dekat, erat melekat

Lalu tiba tiba,

Rasanya berubah, berpendar dan berbalik arah

Sesaat lalu rasanya berbunga bunga, penuh dan utuh

Lalu kemudian,

Melagu barisan ragu, apakah tiba yang ditunggu

Apakah menjadi nyata sebaris cita

Ah benar rupanya,

Tiada rasa yang abadi, ia akan menyapa

Pergi dan datang berganti ganti

Maka, jangan bersandar seutuhnya pada rasa

Benar Ia nyata, tapi tidak selamanya

Bertemanlah dengannya, tapi tidak terikat padanya

Benar ia nyata, namun bukan segalanya.

Bagaimana Ini ….

Bagaimana ini,

Aku Dipuncak Rindu

Rindu Pada Laut Dan Padamu

Kuucapkan Saja

Atau

Kuabaikan Saja

Dapatkah tertawar rindu ini, dengan sepanjat ucap doa

Agar di sebuah musim yang tak sengaja

Kita kembali bertemu bersama