Kenali Potensi Diri Semenjak Dini

Sebuah kesyukuran bisa berbagi ilmu & inspirasi dengan para siswa SMP Al Amanah Cileunyi Bandung. Senang sekali, para siswa disini mempunyai lingkungan yang mendukung tumbuh kembang potensi & bakatnya. Mereka sudah berani mengekspresikan bakat, juga menyatakan cita cita.

Kemarin anak anak diberikan ilmu mengenal diri dengan Metode Talents Mapping. Belajar mengidentifikasi apa yang unik, unggul dan kuat di diri mereka, agar bisa menjadi panduan untuk langkah mereka selanjutnya kelak di masa depan.

Tugas kita para orangtua, untuk memberikan ilmu, kesempatan dan lingkungan yang baik, agar mereka bisa terus bertumbuh.

Antara Bisa dan Suka – Kamu yang Mana ?

Dua kalimat yang sekilas sama, namun sebenarnya sangat berbeda dalam makna.

BISA adalah hasil dari pembiasaan, pengulangan, atau bahkan keterpaksaan.
SUKA adalah sesuatu yang berasal dari hati—natural, genuine, dan datang dari dorongan & kecenderungan dalam diri.

Dua kalimat yang membuat arti menjadi berbeda, seperti pernyataan di atas; Bisa jadi setiap orang bisa mengajar, tapi tidak semua orang suka—bahkan mencintai mengajar.

Hal inilah yang mulai saya pelajari dan pahami lebih dalam melalui konsep Talents Mapping. Perbedaan antara “bisa” dan “suka” ternyata memengaruhi banyak aspek: kualitas, daya tahan, kepuasan, prestasi dan pencapaian.

1. BISA adalah tentang KEMAMPUAN

“Bisa” berarti terampil, terlatih, atau memiliki keahlian dalam melakukan suatu aktifitas. Kemampuan ini pada umumnya didapatkan melalui latihan, kebiasaan, atau karena tuntutan.

Namun, bisa tidak selalu berarti suka.

Contoh:

“Saya bisa berbicara di depan umum dengan baik, tetapi saya tidak terlalu menikmati saat melakukannya.”

2. SUKA adalah tentang KECENDERUNGAN HATI

“Suka” berarti menikmati, tertarik, dan memiliki gairah terhadap sesuatu. Biasanya muncul secara alami—karena ada ketertarikan, rasa ingin tahu, atau dorongan dari dalam diri.

Contoh:

“Saya suka memimpin, meski mungkin belum terlalu baik. Tapi saya merasa senang saat melakukannya.”

Bagaimana Kalau Hanya Bisa?

Untuk aktivitas jangka pendek atau yang dilakukan sesekali, “bisa” tanpa “suka” mungkin tidak menimbulkan masalah besar. Namun, saat kita harus melakukan sesuatu secara terus-menerus hanya karena kita bisa, tanpa menyukainya, maka hal itu bisa menjadi sesuatu yang serius. Kita lebih rentan terhadap burnout, stres, bahkan bisa mengarah pada depresi.

Selain itu, melakukan sesuatu yang tidak kita sukai membuat kita sulit mencapai performa dan prestasi terbaik. Sebab, untuk mencapai peak performance, dibutuhkan bukan hanya kemampuan, tapi juga rasa suka—bahkan cinta—terhadap apa yang kita lakukan.

Bagaimana Saat Kita Suka?

Memiliki rasa suka terhadap suatu aktivitas adalah modal yang sangat berharga. Kondisi “suka” ini bisa menjadi bahan bakar untuk melakukan akitifitas yang produktif dan prestasi terbaik.

Namun, jika hanya berhenti pada “suka” tanpa upaya untuk mengasah dan menumbuh-kembangkannya agar menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat, maka modal “suka” itu tidak akan menghasilkan banyak hal.

Talents Mapping Membantu Mengenal Tentang BISA dan SUKA

Melalui test Talents Mapping, selain memberikan deskripsi tentang Urutan Bakat , Kluster Kekuatan (Thinking, Striving, Influencing, Relating), disajikan juga tentang apa saja aktifitas yang kita sukai, kita kuasai (bisa), bahkan aktifitas irisan keduanya

Manfaat Mengetahui Apa yang Kita Bisa & Suka

Dengan memahami apa yang kita bisa dan suka, kita dapat:

  • Merancang masa depan dengan lebih tepat,
  • Memilih profesi, karier, atau bidang bisnis/akademis yang sesuai,
  • Menjalani hidup dengan lebih nikmat dan penuh makna.

Saat kita menikmati apa yang kita jalani, maka pencapaian, performa & prestasi terbaik pun menjadi lebih mudah diraih. Dan yang juga penting, dengan faham mengenai “bisa” dan “suka”, bahkan bisa memadukan keduanya, maka jalan untuk menjadi manusia yang memberikan kebermanfaatanpun akan lebih terbuka lebar.

Yuk, cari tahu apa yang kamu BISA dan apa yang kamu SUKA—dan temukan titik temu di antara keduanya!

Test Talents Mapping : https://bit.ly/TestTMNuriska
Konsulatsi Talents Mapping (Termasuk Test) : https://bit.ly/KonsultasiNuriska

Jangan Salah Memahami Konsep BAKAT

Miskonsepsi Tentang Konsep BAKAT

Program-program seperti Indonesia Mencari Bakat, Indonesian Idol, X Factor, Mama Mia, Master Chef, dan lain-lain merupakan ajang pencarian bakat yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Dalam program-program ini, bakat yang ditampilkan biasanya meliputi menyanyi, menari, menulis, melukis, memasak, dan sebagainya.

Persepsi umum di masyarakat saat diminta menyebutkan contoh anak berbakat pun sering kali terbatas pada bidang-bidang tersebut. Bakat masih banyak dianggap sebagai kemampuan fisik semata.

Akibatnya, mereka yang tidak memiliki kemampuan di bidang-bidang tersebut sering merasa “tidak punya bakat apa-apa”. Tapi benarkah definisi dan konsep bakat hanya sebatas itu?.

Bakat Itu Ternyata Lebih Luas Dari Yang Kita Kira

Sesungguhnya, definisi bakat jauh lebih luas dan mendalam daripada yang selama ini dipahami oleh masyarakat umum. Bakat tidak terbatas pada kemampuan atau keahlian fisik—yang umumnya memang terlihat secara visual.

Ada jenis bakat yang bersifat sifat atau karakter, namun sayangnya masih belum banyak dikenal dan dipahami. Padahal, jenis bakat ini mencakup ranah yang lebih luas dan lebih mendasar. Sebelum membahas lebih lanjut, mari kita samakan dulu pemahaman kita tentang definisi bakat!

Apa Itu Bakat?

“Bakat adalah pola pikir, perasaan, dan tindakan yang alami, muncul secara berulang, dan dapat digunakan untuk sesuatu yang produktif.”
(Donald O. Clifton)

Jadi, bakat tidak hanya terbatas pada kemampuan fisik. Justru, menurut definisi ini, bakat mencakup hal-hal yang lebih dalam dan mendasar, serta sangat menarik untuk dipelajari!

34 Tema Bakat Menurut Gallup

Dalam Teori CliftonStrengths dari Gallup, terdapat 34 tema bakat yang ada dalam diri manusia. Setiap individu memiliki kombinasi unik dari tema-tema ini, yang memengaruhi cara seseorang berpikir, merasa, dan bertindak.

Tema-tema bakat ini dikelompokkan ke dalam empat klaster kekuatan utama:

  • Thinking – Gemar berpikir mendalam dan menganalisis
  • Executing/Striving – Suka bekerja keras dan menyelesaikan tugas
  • Influencing – Senang memengaruhi dan meyakinkan orang lain
  • Relating – Suka bekerja sama dan membangun hubungan

Contoh Sederhana Bakat dalam Kehidupan Sehari-Hari

  • Ada orang yang suka memimpin
  • Ada orang yang senang membantu
  • Ada yang mudah terharu
  • Ada yang sangat supel dan mudah bergaul

Nah, sifat atau karakter seperti ini juga merupakan bentuk dari bakat!

Nantikan Pembahasan Selanjutnya!

Sampai di sini dulu, ya! Di bagian selanjutnya kita akan membahas:

  • Mengapa penting mengenali bakat diri?
  • Pengenalan lebih lanjut pada masing-masing tema bakat
  • Cara mengetahui bakat diri
  • Strategi mengoptimalkan bakat
  • Manfaat memahami bakat diri
  • Kerugian tidak memahami bakat diri
  • Dan masih banyak lagi!

See you!

Ingin konsultasi langsung tentang bakatmu? Klik link di bawah ini:

Test Talents Mapping : https://bit.ly/TestTMNuriska
Konsulatsi Talents Mapping (Termasuk Test) : https://bit.ly/KonsultasiNuriska

Si Visioner – Futuristic Talent

Kali ini saya akan bahas tentang bakat FUTURISTIC yang merupakan salah satu bakat terkuat (urutan atas) yang saya miliki, dalam Assessment test TALENTS MAPPING.

Apa sih bakat FUTURISTIC ini ? Secara singkat orang orang yang mempunyai bakat ini, adalah orang orang yang senang membayangkan tentang MASA DEPAN, pikirannya jauh melayang ke jauh ke depan, dia punya banyak bayangan tentang masa depan, bisa jadi tentang dirinya sendiri, bisa juga tentang orang lain. Dia punya banyak sekali cita cita. Dia melihat apa yang tidak orang lain, dan memercayai apa yang belum orang percayai saat ini

Dulu, sebelum faham tentang bahasa BAKAT & sebelum kenal dengan TALENTS MAPPING, saya sering kali melabeli diri Saya sebagai “pengkhayal”, karena kecendrungan saya tadi, yang senang membayangkan masa depan. Saat belum faham ,saya menilai pengkhayal nya diri saya adalah hal yang cendrung negatif.

Namun, setelah memperdalam TALENTS MAPPING, saya jadi faham bahwa pengkhayalnya saya itu adalah sebuah TALENTA unik sekaligus anugrah yang diberikan oleh Allah Swt. Tidak semua orang mempunyai keuinkan tersebut dan kabar baiknya, talenta itu bisa membuat saya bisa lebih percaya diri, produktif & bermanfaat saat saya tahu apa dan bagaimana menggunakan serta memaksimalkannya.

Nah….lalu apa sih yang di bayangkan tentang MASA DEPAN oleh orang orang dengan bakat FUTURISTIC ini ? Nah tentunya setiap orang akan berbada, tergantung konteks, latar belakang, juga kombinasi bakat lain yang mereka miliki.

Uniknya, dalam diri Saya FUTURISTIC yang saya miliki, kecendrungan membayangkan tentang MASA DEPAN orang lain, bukan hanya tentang diri saya. Hal ini sepertinya berkaitan dengan bidang yang saat ini saya sedang lakukan -di bidang sosial pendidikan- dan juga berkaitan dengan bakat kuat saya yang lain, diantaranya bakat DEVELOPER, IDEATION dan juga BELIEF.(Lain kali kita bahas bakat yang ini)

“Membayangkan masa depan dengan berbagai ide gagasan dengan tujuan membantu dan menumbuhkan orang lain”

VISIONER ! Setelah saya faham tentang TALENTS MAPPING, saya dengan percaya diri bisa mengatakan bahwa saya adalah seorang VISIONER, yang punya banyak cita cita tentang masa depan. Bukan hanya tentang diri saya sendiri, tapi cita cita untuk banyak orang.

So, bila kamu yang baca ini, punya kecendrungan yang sama seperti saya ; Senang membayangkan masa depan, bisa jadi kamu punya bakat FUTURISTIC! yang merupakan potensi, keunggulan dan keunikanmu, untuk modal dan “bahan bakar” untuk masa depanmu!

Pengen Tahu Apa Bakatmu ? Yuks Ngobrol Langsung :

Test Talents Mapping : https://bit.ly/TMNURISKA

Test Talents Mapping + Konsultasi : https://bit.ly/KonsultasiNuriska

Ciri-Ciri Bakat yang Perlu Kamu Ketahui

Coba amati kegiatan yang saat melakukannya kita begitu menikmatinya

Ada orang yang begitu menikmati ketika menuang ide gagasan ….

Ada yang begitu menikmati ketika berurusan dengan kegiatan menganalisa ….

Ada yang begitu senang ketika bertemu dan berinteraksi dengan orang banyak….

Ada yang begitu bersemangat dalam meraih dalam target2 dan pencapaian …

Dan masih banyak lagi, keunikan dan keunggulan bakat yang kadang kita tidak sadari ada dalam diri kita

Nah, sudah ngeuh dikegiatan apa yang kamu merasakan ketagihan, cepat belajar, merasakan kepuasan tersendiri, lupa akan waktu, dan hasilnya sangat baik

Coba cermati dan sadari, bisa jadi ada MUTIARA BAKAT terpendam yang sebenarnya kita miliki … 

Berikut saya uraikan beberapa CIRI CIRI BAKAT yang bisa kita amati dalam diri kita

Semoga Bermanfaat Ya ….

Konsultasi Talents Mapping ; https://bit.ly/KonsultasiTalentsMapping

Setiap Orang Itu Unik ! YAKIN …. ?

Setiap Orang Itu Unik .. ! Yakin ... _
Every Body Is Unique … ! “
Sepertinya kita sudah tidak asing dengan quote quote semacam itu. Quote yang menyatakan bahwa setiap diri kita adalah unik, setiap diri kita adalah istimewa, setiap diri kita berbeda, setiap diri kita punya kelebihan, keunggulan dan kekurangan nya masing masing. Sering denger ungkapan ungkapan semacam itu ? Pada dasarnya memang benar ! Setiap orang itu unik, istimewa, mempunyai kelebihan dan keunggulannya masing masing.  Namun rasanya tidak cukup kita hanya puas, senang dan  berhenti di jargon jargon tersebut dan hanya menggunakan sebagai kata kata  bijak , yang menghiasi media sosial dan status wa kita. Pertanyaan selanjutnya adalah :
Apakah kita  tahu  dengan yakin apa  yang menjadi keunikan, keistimewaan, keunggulan bahkan kelemahan kita ?
Misalnya apabila ada seseorang yang bertanya seperti ini :

” Apa keunikan kamu yang berbeda dengan orang lain ? ” 

Atau misalnya ketika dalam sebuah sesi wawancara dengan sebuah perusahaan  kita ditanya seperti ini :
” Apa keunggulan yang kamu punya, sehingga kamu bisa memberikan kontribusi untuk perusahaan ini ….”
Bisakah kita menjawabnya dengan lugas dan bernas ? Atau menjawabnya dengan jawaban yang  standar misalnya ” Saya seorang pekerja keras, saya seorang yang jujur, pekerja keras, antusias, berkomitmen tinggi, mudah bekerjasama, komunikator yang baik ….” (Btw ini adalah jawaban standar yang disarankan yang disarankan kalau kalian googing…) hhe Bagus misalnya memang seperti yang disebutkan diatas, namun kalau misalnya kelebihan kita bukan yang diatas, bukankah kita tidak jujur dan membohongi diri kita sendiri kita sendiri ? Kita memaksakan apa yang sebenarnya bukan diri kita. Padahal sebenarnya ada kelebihan lain yang ada diri kita, misalnya kita adalah orang yang pandai dalam membuat konsep ide dan gagasan, kita pandai dalam membuat analisa, kita unggul dalam mempengaruhi orang, kita mempunyai kesabaran dalam mendidik orang lain, dsb. Sayangnya kita seringkali belum mengetahui apa keunikan dan keunggulan diri kita. Atau kita tahu sihh… tapi kita masih belum bisa mendefinisikan keunikan kita tersebut, belum bisa menjabarkan nya dalam sebuah kalimat yang tepat, yang bisa kita mengerti dan orang lain mengerti. Intinya kita tahu dan kita merasa akan keunikan dan keunggulan, namun kita tidak tau percis apa itu definisinya. Keunikan disini bukan tentang keunikan fisik atau penampilan, namun keunikan yang bersifat bawaan diri,  self personalitygenuine nya diri kita,  authentic nya diri kita, keunikan yang berasal dari  BAKAT kita yang memang dianugrahkan Tuhan kepada kita. Definisi BAKAT disini pun bukan bakat berupa hardskill, yang selama ini banyak diterjemahkan. Misalnya bakat menggambar, bakat menari, bakat memasak, dll. Namun bakat yang bersifat personalityNah BAKAT inilah yang menjadi MODAL keunikan dan keunggulan kita. Bakat ini lah salah satu hal yang bisa menjadi guidence kita dalam menentukan dimanakah kita akan meniti karir, bidang pekerjaan apa yang pas dengan kita, bidang bisnis apa yang pas untuk kita, jurusan studi atau kuliah apa yang cocok untuk kita, dan lain sebagainya. Agar kita bisa nenghindari atau mengurangi kejadian  ” Salah Langkah” atau “Salah Jalan” dalam menentukan jalan kehidupan kita dan bisa lebih tepat dalam menempuh jalan kesuksesan kita
Lalu, Bagaimana Caranya mencari tahu BAKAT kita  …..?
Ada banyak cara yang tersedia. Dengan mengikuti berbagai test. Diantaranya adalah test TALENTS MAPPING TALENTS MAPPING adalah sebuah test assesment yang  akan membantu dalam menemukan dan memetakan apa yang menjadi BAKAT & KEKUATAN kita, membantu menemukan bidang  apa saja yang sesuai dengan diri kita, baik dalam dunia bisnis, sosial, profesional, akademis, dll. Dengan melakukan test seperti ini, kita tidak menjadi manusia yang “Asal Jalan” atau “Gimana Nanti Aja …. ” Namun menjadi manusia yang lebih menggunakan ilmu sebelum beramal. Menjadi manusia yang tahu alasan atas segala sesuatu yang dilakukannya. Manusia yang menjalankan sesuatu atas dasar kekuatan ANUGRAH BAKAT yang Tuhan berikan kepadanya.
Jadi, apa apa BAKAT UNIK kamu ….  🙂 ? 
———————————————————— Buat kawan kawan yang ingin saya bantu untuk mengetahui apa BAKAT UNIK nya, yuks ngobrol : Test Talents Mapping : https://bit.ly/TMNURISKA Test Talents Mapping + Konsultasi : https://bit.ly/KonsultasiNuriska