“Membaca Membawa Saya Menemukan Jalan Hidup Saya ” [ Tedi Ixdiana ]

” Membaca bisa sangat berbahaya, saya mengalaminya …!! “

DSC05682

Tedi Ixdiana

DSC05688

Acara Talk Show Literature, Adventure And Fun

Itulah sepenggal kalimat pembuka yang di ucapkan oleh TEDI IXDIANA, seorang founder dari Vertical Rescue Indonesia (VRI) juga founder dari Indonesia Climbing Expedition (ICE), yang sudah malang melintang di bidang panjat tebing lebih dari tiga puluh tahun, yang juga merupakan salah satu pemenang KICK ANDY HERO 2018, saat mengisi sebuah talk show bertema “Literature, Adventure And Fun” Beberapa waktu lalu Di Bandung.

gWKRUpJnqh

Kegiatan beliau dan  komunitas yang di dirikannya sudah banyak memberikan manfaat kepada banyak orang, selain segala kegiatan yang berkaitan dengan ketinggan, panjat tebing, beliau pun menginisiasi sebuah program sosial dengan tema “1000 Jembatan” gantung untuk Indonesia. Yaitu sebuah kegiatan untuk pembangunan jembatan darutat untuk warga warga yang ada di pedesaan. Beliau juga merupakan pemegang rekor pembuat jalur panjat tebing terbanyak di dunia.

Berbagai prestasi, konsistensi dan pengabdian yang beliau lakukan lebih dari 30 tahun, ternyata tidak lepas dari MOMENT LITERASI yang ia dapatkan saat muda. Moment Literasi adalah sebuah moment, Moment literasi, adalah suatu kondisi, suatu moment dimana seseorang mendapatkan sebuah pencerahan, kesadaran, terhadap sesuatu hal, baik dari membaca, menulis, atau mendengarkan.

Dalam talk show ini Beliau menceritakan bagaimana awal mula ia tertarik untuk bergerak di bidang olahraga ketinggian adalah karena dari buku yang ia baca. Dari buku -majalah tepatnya- , ia membaca sebuah tulisan bergambar yang menampilkan orang yang sedang melakukan kegiatan panjat tebing dan itu membuatnya terpukau. dan hal itu rupanya sangat membekas di benak seorang Tedi Ixdiana ” Ini orang keren sekali, saya ingin seperti ini !!” 

tedi-ixdiana-expedisi-1000-jembatan-gantung-34

Di moment itu dia merasa dia menemukan Pangilan Jiwanya dan kemudian meyakini “Inilah jalan hidupku !!”. Ia terus mengikuti intusinya, terus bergerak, berbekal kekayinan dan gairah, terus membekali diri dengan ilmu dan menanam cita cita, hingga menghantarkan ia menjadi seorang pemimpin di komunitas besar yang bergerak di bidang ketinggian, dan melakukan banyak kebermanfaatan

 

 

DDeLUtLUwAAn2Xf

Program 1000 Jembatan Gantung, Membantu Menghubungkan Masyarakat Antar Daerah

1550-Jemb-1

Program 1000 Jembatan Gantung, Memberikan Banyak Manfaat Untuk Masyarakat

 

Pelajaran berharga yang ia sampaikan dalam sebuah talkshow itu adalah, bagaimana “Moment Literasi”  yang ia alami, yang sesederhana ia membaca sebuah majalah. Bagi seorang Tedi Ixdiana, sebuah bacaan sederhana, ternyata bisa mengantarkan dirinya menjelajah dunia, menjelajah ujung ujung Nusantara.

Membaca ternyata bisa menjadi moment pembuka jati diri seseorang, jalan seseorang menemukan jalan hidupnya, jadi pengantar seseorang menemukan panggilan jiwanya, menjadikan ia bisa membuat karya karya hebat dan bermanfaat, bukan hanya untuk dirinya, namun untuk orang banyak.

INSIGHT menarik dari seorang Tedi Ixdiana adalah : MEMBACALAH ! dan pilihan sumber bacaan yang BAIK , karena kita tidak pernah tau, bacaan bermanfaat mana yang kemudian membawa kita kepada potensi terbesar kita, sebagai anugrah dan titipan dari Allah Swt.

Terimakasih Kang Untuk Inspirasi nya, Salute !!  Semoga Selalu Diberkahi Allah Swt ….

Foto0283_400x400

 

 

 

 

 

 

Talk Show Literasi “Literate, Adventure And Fun”

Ini adalah kali kedua, saya dan tim dari Kebukit Indonesia mengadakan TALK SHOW LITERASI. Kali ini kami ingin menggabungkan, dan membenang merahkan antara kegiatan literasi dan kegiatan berpetulang, juga bagaimana kedua kegiatan tersebut bisa dilakukan dengan cara yang sangat menggembirakan.


 

Oleh karena itu, tema Talk Show kali ini adalah “Literature, Adventure And Fun”. Alhamdulillah kami mempunyai kawan yang tepa untuk tema ini. Yang pertama adalah  Tedi Ixdiana, seorang yang bisa saya katakan manusia “jarang” di Indonesia. Beliau adalah komandan dari Verical Rescue Indonesia dan Indonesia Climbing Expedition, sebuah komunitas yang bergerak di bidang panjat tebing. Tak hanya tentang panjat tebing, namun kemudian banyak kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang di lakukan oleh komunitas ini. (Tulisan tentang figure Tedi Ixdiana, Insya Allah saya tulis di tulisan selanjutnya)

Pembicara Talk Show yang kedua, adalah Zhibril A (Alhasani Amin) seorang anggota WANADRI yang merupakan seorang penulis juga. Sudah tiga buku beliau terbitkan, buku yang ia hasilkan atas dua passion dalam hidupnya. Membaca-menulis dan berpetualang. Saya suka dengan kalimat awal pembuka profile beliau ” Membaca untuk membuka dunia, menjelajah untuk mengenal dunia, dan menulis untuk keduanya”

DSC05697

Tedi Ixdiana

DSC05728

Zhibril A

Nah, saat itu saya ditugaskan untuk menjadi Moderator. Tugas nya adalah untuk memberikan inspirasi tentang membenangmerahkan antara kegiatan berliterasi dengan literasi, dan tugas lainnya adalah seperti moderator pada umumnya … hhe

DSC05666

Alhamdulillah yang datang lumayan ramai dan dari berbagai kalangan usia. Dari anak anak Pecinta Alam (PA) dari tingkat sekolah menengah hingga Mahasiswa, masyarakat umum, juga para orang tua yang membawa anak anaknya, karena diacara ini pun diluncurkan program spider kids dan ladies fun climbing .

Banyak banget inspirasi yang di dapat dari Talk Show ini, terutama dari dua nara sumber, yang menceritakan bahwa perjalanan karya mereka di dunia petualangan, alam dan lingkungan, sangat banyak terpengaruh oleh kegiatan literasi. Seperti Tedi Ixdiana yang ternyata apa yang ia lakukan di dunia panjat tebing, vertical rescue selama  31 tahun ini, diawali karena ia terinspiasi oleh sebuah buku. Jugadari Zhibril A, tentang alasan kenapa ia menuliskan kegiatan petualangan dan jelajah alam nya, salah satu nya ia ingin meninggalkan warisan pengalaman, pemikiran kepada anak anaknya kelak.

Oh ya, kegiatan ini pun di dukung oleh DISPUSIP Kota Bandung, yang mendatangkan Mobil Perpustakaan Keliling nya, dan menyediakan banyak bacaan, dan diantarany adalah buku yang bertema petualangan, lingkungan dan pegiat alam


 

Literasi adalah keterbukaan informasi. Literasi tidak melulu tentang kegiatan atau budaya membaca, literasi lebih luas dari itu. Oleh karena itu, menurut saya para pegiat literasi perlu untuk membuka bahasan bahasan yang lebih luas. Tidak hanya berkutat pada bagaimana meningkatkan budaya membaca secara parsial, namun mengaitkan kegiatan literasi dengan kebutuhan masyarakat yang mempuyai latar belakang yang berbeda beda.

Agar kegiatan berliterasi menjadi kegiatan yang applicable, kegiatan keseharian, kegiatan yang dekat dengan masyarakat .

Udah segitu aja dulu, nanti saya kabar kabari lagi saat ada kegiatan literasi lainnya, salam literasi … 🙂