Jangan Salah Memahami Konsep BAKAT

Miskonsepsi Tentang Konsep BAKAT

Program-program seperti Indonesia Mencari Bakat, Indonesian Idol, X Factor, Mama Mia, Master Chef, dan lain-lain merupakan ajang pencarian bakat yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Dalam program-program ini, bakat yang ditampilkan biasanya meliputi menyanyi, menari, menulis, melukis, memasak, dan sebagainya.

Persepsi umum di masyarakat saat diminta menyebutkan contoh anak berbakat pun sering kali terbatas pada bidang-bidang tersebut. Bakat masih banyak dianggap sebagai kemampuan fisik semata.

Akibatnya, mereka yang tidak memiliki kemampuan di bidang-bidang tersebut sering merasa “tidak punya bakat apa-apa”. Tapi benarkah definisi dan konsep bakat hanya sebatas itu?.

Bakat Itu Ternyata Lebih Luas Dari Yang Kita Kira

Sesungguhnya, definisi bakat jauh lebih luas dan mendalam daripada yang selama ini dipahami oleh masyarakat umum. Bakat tidak terbatas pada kemampuan atau keahlian fisik—yang umumnya memang terlihat secara visual.

Ada jenis bakat yang bersifat sifat atau karakter, namun sayangnya masih belum banyak dikenal dan dipahami. Padahal, jenis bakat ini mencakup ranah yang lebih luas dan lebih mendasar. Sebelum membahas lebih lanjut, mari kita samakan dulu pemahaman kita tentang definisi bakat!

Apa Itu Bakat?

“Bakat adalah pola pikir, perasaan, dan tindakan yang alami, muncul secara berulang, dan dapat digunakan untuk sesuatu yang produktif.”
(Donald O. Clifton)

Jadi, bakat tidak hanya terbatas pada kemampuan fisik. Justru, menurut definisi ini, bakat mencakup hal-hal yang lebih dalam dan mendasar, serta sangat menarik untuk dipelajari!

34 Tema Bakat Menurut Gallup

Dalam Teori CliftonStrengths dari Gallup, terdapat 34 tema bakat yang ada dalam diri manusia. Setiap individu memiliki kombinasi unik dari tema-tema ini, yang memengaruhi cara seseorang berpikir, merasa, dan bertindak.

Tema-tema bakat ini dikelompokkan ke dalam empat klaster kekuatan utama:

  • Thinking – Gemar berpikir mendalam dan menganalisis
  • Executing/Striving – Suka bekerja keras dan menyelesaikan tugas
  • Influencing – Senang memengaruhi dan meyakinkan orang lain
  • Relating – Suka bekerja sama dan membangun hubungan

Contoh Sederhana Bakat dalam Kehidupan Sehari-Hari

  • Ada orang yang suka memimpin
  • Ada orang yang senang membantu
  • Ada yang mudah terharu
  • Ada yang sangat supel dan mudah bergaul

Nah, sifat atau karakter seperti ini juga merupakan bentuk dari bakat!

Nantikan Pembahasan Selanjutnya!

Sampai di sini dulu, ya! Di bagian selanjutnya kita akan membahas:

  • Mengapa penting mengenali bakat diri?
  • Pengenalan lebih lanjut pada masing-masing tema bakat
  • Cara mengetahui bakat diri
  • Strategi mengoptimalkan bakat
  • Manfaat memahami bakat diri
  • Kerugian tidak memahami bakat diri
  • Dan masih banyak lagi!

See you!

Ingin konsultasi langsung tentang bakatmu? Klik link di bawah ini:

Test Talents Mapping : https://bit.ly/TestTMNuriska
Konsulatsi Talents Mapping (Termasuk Test) : https://bit.ly/KonsultasiNuriska

Leave a comment