Do’a Do’a Rahasia

doa doa rahasia 2

 

Pernahkah kau berbisik pada-Nya tentang berbait do’a do’a rahasia

Do’a yang bukan tentang mu, bukan tentang inginmu, bukan tentang harapmu, atau tentang deretan sedu sedanmu

Pernahkah kau berpanjat pada-Nya sederet do’a do’a rahasia

Do’a istimewa untuk dia, untuk mereka

Do’a untuk dia sedang berikhtiar bertemu dengan sahabat sejiwa

Do’a untuk dia sedang berusaha sekuat tenaga, mencari rizki untuk membayar hutang dan memenuhi kebutuhan keluarga

Do’a untuk dia yang sedang berjuang jiwa raganya, melawan sakit , yang berjuang agar bisa sehat seperti sediaka kala

Do’a untuk dia yang sedang berupaya menyembuhkan luka di batinnya, yang sedang ingin kembali menyala jiwanya

Do’a untuk dia yang sedang memperjuangkan adanya buah hati penyejuk jiwa

Do’a untuk dia yang sedang gundah gulana hatinya, sedang dirundung duka yang tak berkesudahan rasanya

Do’a untuk dia yang sedang berjuang menafkahi keluarganya, menjaga kehormatan dirinya

Do’a untuk dia  yang berjuang mempertahankan rumah tangganya, agar tak berguncang Arsy diatas sana, agar tak benci Allah kepadanya

Do’a  untuk dia yang sedang berjuang melawan kehendak buruk dalam dirinya, berjuang agar tak terjerembab, berjuang agar tetap menjadi manusia mulia

Do’a untuk dia yang sedang menempuh jalan kebaikan, yang menempuh jalan kebermanfaatan, yang memilih hidup dalam pengabdian

Do’a untuk dia yang berjuang mempertahankan keyakinannya, memeluk keyakinannya, kepada yang Maha Pencipta

Do’a untuk dia yang sedang mencari kebenaran sejati, mencari kebenaran yang bermuara kepada Tuhan Yang Esa

——-

Do’a kan dia yang tiba tiba terlintas di ingatanmu

Do’a kan dia yang berjasa dalam jalan hidupmu

Do’a kan dia yang pernah menggores warna dalam hatimu

Do’a kan dia yang pernah lekat dalam ingatanmu

Do’a kan dia yang pernah membuatmu  bahagia

Do’a kan dia yang pernah membuatmu kecewa, bahkan terluka

Do’a kan dia yang pernah atau masih kau cinta

Do’a kan dia yang pernah bersama mu berkarya

——-

Do’a kan dia yang bahkan kau tak pernah tau namanya

Do’a kan dia yang kau lihat sedang menjajakan dagangannya

Do’a kan dia yang sedang menunggu panggilan penumpang online nya

Do’a kan dia yang sedang menyapu jalanan, yang sedang mengatur di perempatan, dan pintu perlintasann

Do’a kan mereka suami istri yang sedang bergandengan tangan di sebuah taman

Do’a kan mereka para pencari ilmu yang sedang berjuang untuk masa depannya

Do’a kan ia yang berpapasan jalan dengan mu,

Do’a kan ia yang bahkan tak pernah kau tau namanya

——-

Do’akan mereka, agar lancar urusannya, agar sehat raganya, agar  tentram jiwannya,  agar bahagia hatinya, agar tenang pikirannya, agar berkah rizkinya, agar terang jalan hidupnya, agar terkabul segala doa doa mulianya, agar dicinta ia oleh Pencipta-Nya

——-

Do’a kan mereka diam diam

Do’a kan mereka  dalam dalam

Do’a kan mereka ketika hujan atau dalam larutnya sepertiga malam

Do’a kan mereka dalam dalam 

Do’a kan mereka dalam diam

——-

Biarkan ini menjadi Do’a Do’a Rahasia 

Antara kita dan DIA

Sang pengabul Do’a Do’a Rahasia

 

Bandung, 16 Januari 2019

Nuriska Fahmiany

 

 

 

Advertisements

Sinkronisasi Do’a

Semua manusia pasti ingin do’a ny terkabul, ingin setiap  harapnya terwujud, semua cita terlaksana. Semua do’a dan segala harap pasti baik, pasti memuliakan. Tak ada manusia yang hidup hati dan akalnya, berharap agar do’a do’a baiknya tidak terkabul. Setiap do’a dan harap pasti ingin terjawab dengan YA !

Namun kadang, lapisan do’a itu tidak kunjung terwujud. Walau telah habis segala jenis barisan doa, dan telah terkuras segala ikhitar usaha dan daya upaya.

Lalu, apa yang salah ?

Mungkin, ini karena kita tidak mengsingkronkan do’a dengan perbuatan kita, menyelaraskan doa dengan hati, jiwa dan raga kita

Maksudnya begini …

Suatu saat kita sedang resah gelisah, karena sebuah permasalahan. Misalnya kita sedang dilanda kesulitan keuangan, masalah pekerjaan, jodoh atau semacamnya. Maka, pasti do’a do’a kita adalah do’a agar memperoleh kelapangan rizki, agar bisa terlepas  diri kita dari beban hutang, agar ditunjukan jalan pekerjaan, agar di datangkan jodoh impian. Rangakaian do’a pun telah lengkap terucapkan, di sujud sujud kita, di waktu waktu mustajab dan sebagainya.

Namun setelah itu, laku kita, tidak mencerminkan do’a kita …

Do’a adalah wujud optimisme kita sebagai manusia, bahwa akan hadir pertolongan dari Nya. Do’a adalah secercah harap, bahwa segela resah akan berakhir, bahwa setelah gelisah akan ada cahaya …

Seharusnya setelah berdo’a itu kita tegap berdiri, yakin bahwa Allah akan mengabulkan do’a kita, Allah akan memberikan jalan jalan peluang rizki, Allah akan memberikan rizki pada saat yang tepat, dan dari arah yang tidak disangka sangka.

Namun sayangnya setelah berdo’a, seringkali kita masih membiarkan hati diliputi resah, fikiran kita masih penuh lara, melayang layang diliputi pesimisme, aura tubuh negatif, lemas, tidak bersemangat, tidak bergairah, down, gloomy, seakan akan do’a do’a itu jauh dari terkabul. Masih saja memelihara gundah gulana.

Walaupun kita berikhitar,  bekerja dengan sekeras kerasanya, tapi ikhitiar itu tidak “lepas”, fikiran kita masih di luputi ketakutan dan keresahan, bahkan muncul pertanyaan, apakah doa saya benar benar akan dikabulkan ?

Padahal, bila kita yakin kepada Pencipta kita – Allah Swt- Sang Pemilik Segalanya, Sang Pengabul Do’a. Maka setelah berdo’a maka hati kita akan tenang, fikiran kita akan jernih, api semangat di jiwa akan membara, wajah kita akan mencerah, tubuh kita akan tegap penuh dengan energi, aura diri positif, wajah bercahaya, karena kita yakin lembaran do’a kita yang telah tersampaikan, dikabulkan.

Mempercayakan Do’a Kita Kepada-Nya, Berbaik Sangka Pada-Nya

Memang tidak mudah, namun  bisa kita usahakan

Mengsinkronkan do’a, berarti meyelaraskan apa isi do’a kita dengan perbuatan kita, dengan laku sehari hari kita, dengan pola pikir kita, dengan cara berjalan kita, dengan cara berbicara kita, dengan lisan kita, dengan optimisme di hati kita.

Bukan hanya tentang mengimbangi nya dengan kerja dan ikhitiar atau semacamnya, tapi bagaimana menyelaraskan Do’a, dengan hati, fikiran dan raga kita.

***

Fn : Sebuah catatan dan nasihat buat diri sendiri, yang terkadang masih tidak “singkron” dalam berdoa. Semoga bermanfaat, Saling mendoakan yaaa...

Selamat Malam,

Salam hangat dari kota Bandung, yang lagi panas

Nuriska