Nonton Bareng Film IQRA

Sebagai komunitas yang bergerak di bidang LITERASI, saya dan kawan kawan dari Kebukit Indonesia, ingin bisa membumikan makna LITERASI kepada masyarakat melalui berbagai cara. Karena makna LITERASI sebenarnya adalah keterbukaan informasi, yang tujuan nya meningkatkan kualitas hidup manusia.

Nah … Kali ini kami ingin mengajak masyarakat berliterasi melalui media visual, media film. Tentunya film yang mendidik, membuka cakrawala informasi, mengajak berfikir, dan yang tak kalah penting adalah film yang menginspirasi

Salah satunya adalah FILM karya anak negri yang berjudul IQRA. Film karya para seniman di SALMAN ACADEMY FILM (SAF) yang sangat keren. Film ini sebenarnya sudah pernah tayang di bioskop beberapa tahun yang lalu. Karena konten nya memang bagus untuk segala usia, maka Tim SAF mengadakan ROAD SHOW untuk nonton bareng film ini.

Persiapan kami untuk mengadakan NOBAR film ini sebenarnya sebentar sekali, sekitar tiga hari. Dan diluar dugaan pendaftaran peserta langsung membeludak di hari pertama kita naikan NOBAR ini di medsos dan broadcast. Dan kuota langsung terisi penuh, walaupun nonton nya hanya di aula gedung perpustakaan dan ala ala NOBAR, lesehan. Hhe

Overall acara berjalan lancar, beberapa peserta NOBAR setelah film berakhir matanya berkaca kaca, yang berarti film menyentuh, dan memberikan makna

Insya Allah karena antusisme yang bagus dari masyarakat, kami ingin mengadakan NOBAR berikutnya dengan kemasan, ruangan, perlatan yang lebih baik lagi.

Karena, semangat berliterasi tidak melulu tentang buku -walau buku tetap menjadi priotitas pertama- ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mengajak masyarakat lebih terliterasi, terdidik, dan tercerahkan.

Salam Literasi 🙂

Advertisements

Segereget Apa Persahabatanmu ?

Ada sebuah film yang bener bener saya tungguin rilis nya. Ya ! Wrack Ralph 2 : Breaking The Internet. Film yang pertama nya bikin jatuh cinta sekali. Jatuh cinta karena alur ceritanya, karakter tokoh nya, juga dengan sajian visual nya. Ketika beberapa bulan lalu, ada kabar film ini akan rilis yang ke dua nya, saya bener bener excited, menantikan petualangan persahabatan Venellope Dan Ralph.

Dan malam ini saya nonton film nya, sendirian. Hhee… Kenapa sendirian ? Karena ga banyak kawan seusiaku yang masih suka film kartun ( emang usia nya berapa mba ? Hha..). Yang nonton kebanyakan memang orang tua dengan anak anak nya

Anyway film ini secara keseluruhan mencaritakan tentang persahabatan. Tentang bagaimana rasa sayang yang tulus dan dalam kita pada seseorang akan membuat kita berbuat apa saja, agar orang yang kita sayang itu aman. Apa saja diusahakan, apa pun diperjuangkan, tak peduli menjadi sebodoh apapun kita tampaknya.

Film ini pun menceritakan tentang rasa takut kehilangan, mungkin karena sudah terbiasa bersama, jadi ketika tidak adanya dia sahabat akan terasa hampa.

Suka sekali dengan pesan pesan yang saya tangkap dari film ini, film yang sebenarnya bukan hanya tentang visual warna atau alur cerita. Beberapa nilai saya rasakan di film ini. Tentang bagaimana perasaan dibutuhkan, dicintai, diinginkan sangat berarti untuk seseorang. Ketika ia mendapatkan perasaan itu, maka ia akan berusaha menjaga orang yang telah bisa membuat nya merasa berharga. Seperti ikatan persabatan antara Venellope Dan Ralph. Keduanya bersama karena pernah mengalami kondisi yang sama. Pernah merasa tidak diterima, tidak diinginkan, ditolak oleh sekitarnya ( cerita tentang ini ada di wrack it Ralph 1)

Di Wrack It Ralph 2 ini, banyak bercerita bagaimana begitu gereget nya Ralph berjuang untuk kebahagiaan Venellope di saat yang sama Ralph harus bisa merelakan Venellope untuk mengikuti panggilan jiwanya. Persahabatan yang tulus …

Sampai ada satu scene pas perpisahan yang berhasil membuat mata saya berkaca kaca ..! Ahh film kartun macam apa inihh … Mungkin saya nya aja yg lagi baper …hhaa. Oh yaaa ada lagu Payung Teduh nya di film ini, jd lagu di penutup di akhir, bikin tambah syahdu film nya….

Ya udah gitu aja. Nonton film ini ga akan sia sia. Hiburan nya dapet, nilai dan pesannya pun bagus, banget !

#HappyWatching

Film Coco, Bikin Meleleh

Seperti biasa, genre film kesukaan saya saat merasa suntuk dan butuh hiburan, adalah film horor atau kartun. Jadi dua genre itulah biasanya yang bisa mencairkan susana hati dan fikiran yang sedang mix out, hhe

^^^^^

Coco-(2017)-1-News

Nah pengen sedikit bahas tentang “makna” yang saya dapatkan dari film kartun ini. Tapi sebelumnya pengen bahas film dari sisi lain dulu.  Dari segi visual, film ini enakkkkkk banget penyajian warnanya, warna warna na cerah, namun sangat nyaman di mata, dan rasana film ini berbeda dari film disney lain nya.

Selain itu, yang saya suka adalah aksen amerika latin. mexico tepatnya. Aksen nya kerasa banget, juga wajah wajah khas tanah latino yang sangat khas, begitu diangkat dalam film ini.

Karena ini film musikal, hal lain yang istimewa adalah nyanyiannya, yang khas dengan petikan gitarnya. Jadi inget Santana pas liat film ini (anak 80 an kayanya hafal deh ama Santana :D).

Coco_(2017_film)_poster

Nah mungkin dari segi cerita, kawan kawan bisa searching tentang apa film Coco ini. Secara singkat film ini mengangkat kisah seorang anak bernama Miguel, yang “dtakdirkan” menyebrang alam lain, sehingga bertemu dengan leluhurnya yang sudah meninggal. Miguel mempunyai misi untuk bertemu dengn kakek buyutnya yang mana ia merasa diturunkan bakat bermusiknya dari kakek buyutnya itu, dan kemudian di perjalanan ia mendapakan kisah yang tak terduga.

Saya rasa puncak film ini sebenarnya terjadi di akhir akhir film, film yang membuat saya tak terasa berlinang air mata, beberapa scene berurutan membuat saya terisak terus menerus, rasanya baru kali ini saya nonton film kartun yang bisa bikin menangis.

Padahal tidak ada adegan yang lebay, atau drama yang berlebihan. Adegan nya hanyalah adegan perpisahan, adegan seorang ayah dengan seorang anak, dan adegan dimana seseorang tengah mengenang orang yang sudah tiada. Tiga adegan berturut turut itu, berhasil menjebol air mata saya, dan mungkin banyak penonton bioskop yang lain juga, pesan yang di sampaikan cukup dalam.

Bagi saya seorang Muslim, kemudian mengambil makna seperti ini, bahwa jangan sampai kita lupa untuk mendoakan orang tua, kakek nenek, para pendahulu kita, orang orang yang menjadi jalan kita ada di dunia ini. Karena doa doa kita yang masih hidup, akan sangat bermakna bagi mereka, merek membutuhkan doa dari kita anak anak dan cucu cucunya.

coco

Habis film itu saya diam beberapa saat, langsung ingat kepada ayah, kakek nenek, Uwa, yang sudah mendahului, ahh betapa saya terkadang lupa mendoakan mereka semua. Dan hal lain adalah betapa pentingnya makna keluarga, dan bagaimana menanamkan cinta dan ikatan yang kuat antar keluarga, agar kelak entah siapa yang terlebih dahulu “pulang”, kita senantiasa teringat untuk mendoakan.

Satu hal lain, adalah semakin kuat keinginan untuk berkeluarga, mempunyai anak anak yang soleh/solehah. Bukan tentang agar nanti ada generasi keturunan kita saja, namun agar kelak ada yang mengingat kita dalam doa doa mereka saat kita sudah tiada, ada doa doa dari mereka, anak cucu kita, yang akan melapangkan dan menerangkan kubur kita.

coco lagi

Ahh… jadi meloww… hhee

Pokoknya film ini recomended untuk ditonton, untuk orangt tua bahkan

Happy Watching Ya