Resah gara Gara Luc**** Lu*a …

Kenapa emang kenapa ama doi ?

Jadi lebaran kemarin sempat tidak sengaja melihat explore di IG, ada seorang perempuan berjilbab sedang mencium tangan seorang laki laki. Karena merasa agak ganjil saya pun meng-klik nya …

Oh ternyata kerucigaan itu terbukti, pelaku di foto itu adalah sang kontroversial LL dengan seorang laki laki, yang di caption nya di sebut sebagai “Calon Imam-ku” . ( Uhhh.. entah mau komentar apa). Karena rasa penasaran, siapakah laki laki yang sepertinya “ganjil” itu, akhirnya di prediksi bahwa “sang laki laki” pun tidak jauh kisahnya dari LL. Kebalikannya.

Ah bukan gosip nya yang ingin saya bahas disini, namun tentang keresahan hati tentang ketika kebenaran bercampur aduk dengan kebatilan. Sudah banyak orang tau tentang kontrofersi kisah LL ini, yang kemudian memang figure inii jadi komoditas, menjadi industri, menjadi bisnis yang cukup menjanjikan.

Yang menjadi miris adalah, Ketika isu “gender yang tertukar” ini, di bumbui dengan simbol simbol keagamaan. Atau moment keagamaan turut “digunakan” dalam meng UP figure kontroversial ini., yang sebenarnya seorang pria, memakai jilbab lengkap, yang sejatinya wanita, memakai pakaian yang laki laki banget. Seolah olah menjadi “pembenaran” atas apa yang mereka lakukan. Seolah olah boleh boleh saja, toh mereka pun bisa “religius”. Kebatilan dibungkus atribut keagamaan …

Belum lagi -yang membuat tambah miris- adalah, ketika figure kontroversial ini, di UP juga oleh youtuber berjilbab, terkenal, dan tampaknya mempunyai dasar kegamaan yang kuat. Tapi mungkin untuk kepentingan konten, atau entah apa itu, sang youtuber jilbaber ini ikut membuat konten bersama tokoh kontrofersi ini. Dengan konten yang agak cukup membuat saya resah …

Kenapa resah ? karena sang youtuber ini mempunyai subsciber hingga belasan juta, belum lagi follower IG nya yang sudah jutaan. Dimana banyak subscriber dan follower nya adalah usia anak anak dan remaja, yang sangat mudah terpengaruh, labil, gampang terbentuk persepsi nya, cendrung gampang meniru, apalagi apabila itu “disajikan” oleh orang yang merupakan idola mereka.

Lalu bila idola mereka yang cukup “ngerti” agama pun, ikut ikutan “menyajikan” LL dengan segala kontroversinya, apa yang mungkin terjadi di benak mereka. “Oh ternyata tidak apa apa ya seperti LL itu, buktinya kakak youtuber itu temenan dan bikin konten bareng juga tuh ama dia” .

Bagi kita mungkin tidak semudah itu terpengaruh, tapi bagi mereka para anak anak atau yang sedang beranjak remaja, sedang mencari jati diri, hal ini akan sangat berbahaya untuk persepsi mereka. Idola mereka adalah panutan mereka. Apa yang dikatakan, dilakukan, dicontohkan bahkan menjadi pola pikir idolanya tersebut akan mudah mereka tiru

Barangkali fenomena LL dan pihak pihak yang ikut serta dalam menjadikan figure ini, atau ikut “menikmati” keuntungan dari figure ini, atau sebagian masyarakat mengganggap wajar wajar saja, atau trend saja. Tapi bagi saya rasanya tidak sesederhana itu, kehadiran LL dan segala gimick nya, akan banyak ber-impact buruk untuk generasi muda kita, anak anak kita …

Sekian dulu curahan keresahan saya, apakah Anda pernah merasa resah juga ?

2 thoughts on “Resah gara Gara Luc**** Lu*a …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s