Sehatkah Mental Kita ?

Tepatnya beberapa bulan lalu saya mengkuti sebuah seminar dengan tema kesehatan mental dan saya pun mulai merasa ketertarikan tentang kesehatan jiwa.

Nah … kebetulan bulan ini adalah bulan kesehatan mental, saya jadi ingin sedikit membahas tentang kesehatan mental, dari kacamata juga berdasakan pengalaman saya sebagai orang awam, yang pernah mengalami hal ini

Semoga bermanfaat ya …. 🙂

” Kita begitu saat meraskan sesuatu hal yang tidak beres pada badan kita, kita begitu mudah merasakan ketika jasmani kurang sehat, namun kita tidak pandai -bahkan tidak terbiasa- untuk menditeksi saat mental kita kurang sehat, atau sedang mengalami gangguan “

Pernyataan ini menjadi pembuka training, yang disampaikan oleh seorang psikolog, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan berikutnya tentang apa itu gangguan kejiwaan, atau mental illness.

Betul nyatanya, saat ini kita banyak mengabaikan apa yang terjadi dalam jiwa kita, dengan kondisi mental kita. Misalnya saat kita sering meraskan cemas, resah yang berlarut larut, gelisah, tidak bisa tidur, selalu berdebar debar, menjadi gampang pemarah, gampang bersedih, selalu merasa kecewa dengan diri, dsb

Saat terjadi kondisi diatas, seringkali kita mengabaikannya, menganggap itu hal yang lumrah, atau hal itu akan berlalu seiiring waktu, dan menggap itu bukan sebuah kondisi “sakit” yang perlu diobati.

Hingga, saat kondisi itu tidak kita anggap sebagai gangguan, bahkan bertambah bertambah dan parah, makin bertumpuk, mengendap, dan di kemudian hari semua itu meledak dan fatal. Banyak kasus yang akhirnya berakhir fatal dan mengenaskan. Banyak cerita yang sudah kita dengar, tentang seseorang yang tiba tiba kita dengar melakukan bunuh diri. Na’udzubillahhi min dzalik …

Hal ini terjadi karena kita tidak peka dengan apa yang terjadi dengan jiwa kita, kita tidak menyadari ketika jiwa kita memang sedang tidak sehat, kita berusaha untuk mengaganggap bahwa kita baik baik saja. Tidak pernah membicarakan apa yang kita rasakan tersebut dengan orang lain, bisa jadi karena takut orang lain tidak mengerti, atau kekhawatiran menggap kita “gila”.

Coba jawab pertanyaan pertanyaan ini dalam hati ;

Pernah merasa gelisah berlebihan ?

Pernah merasa cemas tiba tiba ?

Pernah merasa bahwa kita tidak punya masa depan ?

Pernah merasa ketakutan berebihan atas hal yang tidak jelas ?

Pernah merasa kebingungan atas diri kita sendiri ?

Pernah mendapat bisikan bisikan yang tidak jelas di kepala ?

Pernah merasa terancam ?

Pernah merasa takut bertemu dengan orang ?

dll

Bila sedang merasakan hal diatas, mungkin ini saatnya kita mengecek kesehatan mental kita, saatnya kita mencari bantuan kepada orang yang tepat, temui psikolog, lakukan konseling, atau langkah awal, bicarakan apa yang dirasakan dengan orang yang bisa dipercaya.

Tidak usah merasa malu, gengsi, takut. Layaknya tubuh, jiwa pun bisa meraskan sakit. Jiwa atau mental yang sedang sakit, bukan berarti kita “gila”. Inilah yang menjadi keengganan dan ketabuan kita untuk membahas serta mengecek kondisi mental kita, kita masih mengidentikan kesehatan mental dengan gangguan jiwa yang lekat dengan “Gila”.

Kesehatan mental sama dengan kesehatan fisik, bedanya yang satu tampak yang lain tidak kelihatan secara fisik. Dalam kadar nya, mengalami stress, tekanan mental adalah hal yang sangat wajar, karena kita adalah manusia, kita orang yang hidup,mempunyai perasaan dan fikiran, manusia yang wajar mengalami up and down kehidupan, manusia yang wajar ketika mengalami tekanan jiwa, dsb …

Bagaimana kita menyadari dan mengatasinya adalah jawabannya. Jangan malu untuk “mengangkat tangan” dan mengakui bahwa jiwa kita butuh bantuan, bijaklah dengan diri kita, sayangilah jiwa kita …

Kawan, jangan tunda tunda ketika kamu merasakan butuh bantuan ….

Be Wise With Your Soul My Friend

Everything gonna be alright then …

*PelukJauh

—-

Fn : Tulisan ini dibuat karena saya pun pernah mendapatkan bantuan konsultasi psikolog beberapa tahun lalu dan sangat terbantu, dan saya akhirnya merasa hal ini penting untuk disampaikan, karena diluar sana masih banyak yang merasa ragu dan malu, saat mereka sebenarnya butuh bantuan dan pertolongan …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s