Bagaimanakah Akhir Kita ?

KEPERGIAN ORANG SHALIHAH

Kemarin, ada sebuah berita duka, dari seorang kawan yang meninggal dunia di usia yang relatif muda. Namanya Teh Nia, saya tidak begitu dekat dengan beliau, namun kenal baik, kenal baik dengan suaminya juga. Kami aktif di komunitas yang sama waktu dulu, dan pernah satu kantor, di rumah zakat waktu itu.

Kepergian Teh Nia, setelah sakit kurang lebih 9 hari di HCU rumah sakit, meninggalkan duka bagi banyak orang. Beliau orang yang dikenal sangat baik hati, sederhana, bersahaja, ramah, perhatian, peduli, suka mendengarkan, tempat curhat, punya jiwa sosial yang tinggi.

Begitu banyak orang yang datang untuk taziyah, begitu banyak orang yang kehilangan, menangis mendengar kepergiannya, begitu banyak orang yang bilang bahwa beliau adalah orang yang baik, begitu banyak doa terucap.

 

14344704_10210001380129375_2818730822268936579_n14449892_10205323000913049_5200320414937350586_n

LALU BAGAIMANA AKHIR KITA ?

Kepergian beliau selain meninggalkan duka, meninggalkan semacam renungan diri bagi saya – mungkin bagi banyak orang juga -, tentang bagimana nanti akhir kita. Apakah berakhir baik dan meninggalkan kebaikan, atau justru sebaliknya, ada atau tidak adanya kita tak menjadi hirauan bagi orang, bersedih sesaat kemudian berlalu begitu saja. Tidak ada doa yang melimpah, tidak ada kebaikan yang ditinggalkan, ah …

Apa kita hanya merasa sudah baik, padahal sebenarnya kita belum berbuat apa apa, hanya rasa kita saja. Apa kita hanya merasa sebagai orang yang telah beramanfaat, padahal itu hanya fatamorgana saja, pesona mata semata, ahh….

Semoga…semoga kebaikan dan amal shaleh yang kita lakukan, benar benar amalan yang di benar benar di Ridhai Allah, memberikan manfaat untuk diri kita sendiri dan untuk banyak orang. Amalan amalan yang bisa melampaui usia hidup kita di dunia. Amalan amalan yang ketika kita tiada, amalan yang terus mengalir menjadi cahaya kubur kita, dan menjadi bahan “pertimbangan” Allah memberikan Ridha nya  untuk memasukan kita ke Surga-Nya, berkumpul dengan orang yang kita cintai, untuk bisa menatap wajah-Nya.

P.s : Teriring doa untuk wanita shalehah : Semoga Allah mengampuni dosa dosa mu, mengasihimu, memuliakanmu, dan memberi cahaya pada kuburmu. Dan semoga kami yang masih menunggu giliran misteri menjadi manusia yang khusnul khatmah. Aamiin…

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s