~Setelah Ramadhan

.e4f537ba-3a62-4346-b755-443851b932e8

Hei, sudah lebih dari sepekan Ramadhan berlalu… Apakah kau benar benar merasakan getar rindu ? Atau sebatas ucap semu
.
Sudah lebih dari sepekan ia berjauhan dengan mu. Adakah jejak yang ia tinggalkan pada jiwamu ? Atau ia bagimu, hanya waktu waktu yang begitu saja berlalu
.
Sudah lebih dari sepekan ia berpisah dengan mu. Adakah ia membekali mu sesuatu?
.
Adakah ia membekali mu nalar benderang, jiwa yang penuh, ketakwaan dan keikhlasan yang utuh
.
Masih kah ada shalat di malam malam mu? Masih adakah lantunan ayat suci terdengar di rumah mu ? Masihkah tangan mu terulur untuk mereka yang tak berdaya? Seperti saat ia masih membersamaimu
.
Semoga rasamu bukan hanya tentang rindu. Karena rindu saja tak cukup. Karena rindu berarti jarak, atau suasana yang berjauhan
.
Bawalah Ramadhan dalam jiwamu, fikirmu, lakumu. Karena ia sebenarnya tak kemana mana, ia ada dalam jiwa, selama kau mengsungguhinya dan menyimpan jejaknya agar menjadi Takwa
.
~SebuahMonolog

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s