Memastikan Jati Diri

 

TM2

FotoBy : Dandi Birdy

Pekan lalu, dua hari berturut turut, saya mengikuti sebuah training  bertema “Talent Mapping”, sebuah training tentang bagaimana kita mencari tahu, apa sebenarnya yang menjadi bakat kita, berdasarkan sifat alami kita, berdasarkan fitrah kita. Kalau teman teman yang bergerak di bidang pengembangan diri, human resource, pastinya sudah banyak tahu mengenai metode talent mapping ini,  dengan founder  bernama Abah Rama.

Bagi saya training ini sangat banyak membantu saya, dalam “mendefinisikan” diri saya, tentang karakter, sifat, pembawaan yang selama ini memang sudah ada dalam diri saya, namun masih belum mengerti, belum saya sadari bahwa itu adalah potensi diri, dan bahwa sebenarnya sifat sifat khas yang sudah ada itu adalah modal utama dalam kehidupan saya.

Training ini juga makin menyadarkan saya, tentang bagaimana menentukan bidang apa yang memang sesuai dengan sifat khas yang sudah ada dalam diri saya. Karena kadang kita salah jalan dalam kehidupan ini, salah dalam memilih bidang yang sebenarnya “bertentangan” dengan pembawaan kita.

Karena sejatinya, manusia sudah mempunyai “benih” yang sudah Allah sertakan dalam kelahiran kita. Namun sayangnya, masih banyak dari kita -mungkin termasuk saya didalamnya- salah atau kurang tepat dalam memilih tanah untuk menanam benih itu.

Sehingga benih yang seharusnya menjadi pohon besar yang mempunyai akar yang kuat, batang yang kokoh, ranting yang baik, buah yang lebat, dedaunan yang meneduhkan sesiapa yang ada di bawahnya, namun  ia  tumbuh dengan seadanya, tidak maksimal, tidak sesuai dengan planning Penciptanya. Akarnya tidak kuat, batangnya lemah, ranting nya rapuh, jarang berbuah, dan tidak meneduhkan.

Karena kita sebagai “tukang kebun” tidak pandai atau salah memilih dimana benih yang sudah kita punya seharusnya ditanam, kita telah salah memperlakukan benih kita. Maka mencari tahu apa jenis “benih” atau dalam bahasa lain “potensi bakat sifat” yang kita miliki sangat penting, hingga kita tidak salah memilih di mana kita akan memilih jalan kehidupan, bidang apa yang kita pilih, peran apa yang kita akan jalankan dalam hidup ini.

Ada sebuah Quote yang sangat mengena bagi saya, yaitu :

Kita  sangat sering diajarkan tentang bagaimana CARA meraih kesuksesan, tapi kita jarang membahas bagaimana memilih JALAN yang tepat untuk memilih kesuksesan

Ah sebenarnya masih banyak yang ingin dibahas, semoga ditulisan selanjutnya yaa…. ^^